Pemkab Sidoarjo Ancam Sidangkan PKL Bandel

5-foto sidang tipiring pembuang sampahSidoarjo, Bhirawa
Tak hanya pembuang sampah sembarangan saja di Kab Sidoarjo yang kena sanksi Tipiring (Tindak Pidana Ringan). Tapi mulai tahun 2015 ini, para PKL bandel yang berjualan dengan melanggar Perda Nomor 10 tahun 2013 tentang ketertiban umum juga akan dirazia.
Kabid Penyidikan dan Penindakan Pol PP Sidoarjo, Hari Sucahyono SH Msi mengatakan, sesuai Perda Nomor 10 tahun 2013 tentang ketertiban umum itu, sanksinya berupa pidana kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp50 juta. ”Sidang Tipiring ini akan dilaksanakan di Kantor Satpol PP Sidoarjo,  Jl Kombespol M Duryat,” katanya, Selasa (13/1) kemarin, di kantornya.
Penertiban PKL ini, jelas Hari, akan dilakukan di seluruh wilayah Sidoarjo secara bertahab. Kegiatan pertama akan dimulai Bulan Februari 2015. Pemberian sanksi Tipiring ini agar ada efek jera pada PKL yang berulang kali melakukan pelanggaran. Sudah dibina dan disosialisasi tapi tak pernah digubris.
Menurut Hari, sebelum program ini dilakukan, pihak Satpol PP tentu saja sudah memberikan pembinaan dan sosialisasi pada PKL. Tapi kalau masih tetap melanggar akan disidang Tipiring. Dengan adanya sanksi ini diharapkan pelanggaran oleh PKL bisa menurun bahkan tidak ada.
Sebagaimana diketahui, dengan diberikannya sanksi sidang Tipiring ini, pelanggar yang membuang sampah sembarangan di Sidoarjo sempat mengalami penurunan. Pada sidang Tipiring pertama, tertangkap ada 27 pelanggar, sementara pada sidang kedua tertangkap 15 pelanggar. Sesuai dengan Perda, para pelanggar ini kena sanksi denda sebesar Rp75 ribu atau denda kurungan selama tiga hari. [ali]

Keterangan Foto : Tahun 2015 ini, PKL yang melanggar Perda Nomor 10 tahun 2013 tentang ketertiban umum, bakal disidang Tipiring. Sanksinya bisa pidana kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp50 juta. Sebelumnya para pelanggar yang membuang sampah sembarangan di sungai, juga disidang Tipiring, harus membayar denda sebesar Rp75 ribu atau kurungan tiga hari.

Tags: