Pemkab Sidoarjo Beri Penghargaan Insan Olah Raga Berprestasi

Pj Bupati Sidoarjo sedang memberikan penghargaan kepada Bambang Eko Sudarmawan. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Pemkab Sidoarjo melalui Disporapar (Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata) Kabupaten Sidoarjo memberikan beberapa penghargaan kepada para pemuda dan insan olah raga berprestasi di tahun 2020 yang telah beprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo.
Diantaranya, Drs Ec Bambang Eko Suhartawan pelatih bola voli pasir yang meraih penghargaan World Beach Games di Qatar, juga sebagai Insan olah raga dalam Haornas 2020. Yosea Have Abbyanto Juara I Lomba Kreativitas Desain dan Kostum, Kontingen POPNAS Jatim. Galih Rohmansya Dirasta sebagai Duta Pemuda Jambore Pemuda Jatim. Rahmah Puspa Indah dari SMAN 1 Sidoarjo peraih Medali Perak Asian Invent Singapura. Juga Achmad Irfandi sebagai Juara I Pemuda Pelopor tingkat Jatim, serta Hernanik sebagai Insan Olah Raga dalam Haornas 2020.
Penyerahan penghargaan diberikan Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono didampingi Kepala Disporapar Drs Joko Supriyadi bersama Ketua Formi Sidoajo Hadi Sucipto, di Pendopo Disporapar Sidoarjo.
Usai menerima penghargaan Bambang Eko Sudarmawan mengaku senang dan tidak menyangka diapresiasi Pemkab Sidoarjo. Dengan apresiasi ini membuat kita tidak boleh lengah, justru terus terpacu untuk meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi.
“Dalam pembinaan olah raga di Sidoarjo bisa berjalan dengan baik, khususnya yang saya tangani yaitu Bola Voli Pantai. Karena olah raga ini merupakan unggulan di Sidoarjo khususnya dan umumnya di Indonesia, karena atlet – atlet nasional bola voli pantai ini sekitar 50% berasal dari Sidoarjo atau yang binaan Kabupaten Sidoarjo.
Pria yang akrab dipanggil Wawan ini mengaku, prestasi terakhir dalam binaannya adalah Olympic Games untuk kelas World Beach Games di Qatar yang berhasil meraih medali perunggu. Medali satu-satunya untuk Indonesia, sangat tidak menyangka bisa berhasil menjadi juara ketiga tingkat dunia. Karena waktu persiapannya sangat singkat sekali, hanya dalam tempo dua minggu.
“Jadi setelah saya mendapatkan tugas dari Kemenpora untuk mencarikan tim, yang notabene timnya bukan lapis satu. Karena bersamaan dengan persiapan SEA Games, sehingga tidak boleh diganggu. Akhirnya kita mencari pemain bola voli pantai di Indonesia lapis kedua. Kedepan kami akan terus mempersiapkan untuk Porprov dan kejuaraan-kejuaraan Indonesia Open 2021,” jelas Wawan, pada (2/1/21) kemarin. [ach]

Tags: