Pemkab Sidoarjo Tindak Lanjuti Rekomendasi Anggota DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI Rahmat Muhajirin menyerahkan Rekomendasi ke Pj Bupati Sidoarjo. [achmad suprayogi/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Anggota DPR RI Komisi III Rahmat Muhajirin dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sidoarjo terus mendorong percepatan pembangunan menjelang akhir tahun 2020, agar tidak terjadi Silpa yang tinggi seperti tahun lalu.

“Setiap tahun Sidoarjo terjadi Silpa yang tinggi, kita mendorong tahun ini jangan sampai terjadi lagi. Karena ini menghambat pembangunan,” tegas Rahmat Muhajirin di hadapan Pj Bupati Sidoarjo dan Ketua DPRD Sidaorjo Usman serta jajaran OPD terkait lainnya.

Merespon hal tersebut, Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono bersama dengan jajaran kepala OPD akan menindaklanjuti rekomendasi dari anggota Komisi III, Rahmat Muhajirin yang juga merupakan anggota DPR RI Dapil Surabaya-Sidoarjo.

“Jadi kunjungan Komisi III ke Sidoarjo merupakan evaluasi yang akan ditindaklanjuti. Kami akan merespon dengan cepat dan efektif. Terkait dengan Silpa ini, besok kami akan mengajak rapat Kajari dengan jajarannya untuk mengurai persoalan apa yang perlu didiskresikan,” katanya, Selasa kemarin (17/11).

Kaitan dengan diskresi Pemkab perlu pendampingan dengan Kejaksaan dan Kepolisian, karena perlu ada kesepakatan bersama. “Ini menjadi pertemuan yang efektif, sehingga apa yang kita harapkan sesuai dengan saran Komisi III segera kita respon dan kita aplikasikan,” ujarnya.

Tahun ini tantangan cukup besar, karena menurut Hudiyono ada regulasi ketika Pj harus minta persetujuan hibah terlebih dulu dari Kemendagri.

“Persetujuan Mendagri sudah kita laksanakan, masih ada rentang waktu sekitar 36 hari untuk bisa mencairkan dan menaikkan daya serap. Ini tantangan tersendiri kalau tidak ada regulasi yang menghambat kita bisa optimalkan. Sekarang ini sudah 60 persen yang sudah terserap. Kita akan pantau, turun ke lapangan agar ada percepatan,” katanya. [ach]

Tags: