Pemkab Situbondo, Bank Jatim dan PT Amartha Jalin MoU

Bupati Situbondo Karna Suswandi bersama Pemimpin Cabang Bank Jatim Situbondo dan Komisaris PT Amarta saat menjalin MoU pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. [sawawi/bhirawa].

Situbondo, Bhirawa
Bupati Situbondo bersama PT Amartha Mikro Fintek serta Bank Jatim Cabang Situbondo menjalin MoU kemitraan untuk pemberdayaan UMKM perempuan pedesaan Rabu (74). Kerjasama ini selain melibatkan tiga elemen utama juga merangkul jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA); DPMD, PKK, Fatayat NU dan Fajar Emak Soleha.

Bupati Situbondo Karna Suswandi mengatakan, saat ini masih dalam finalisasi pembahasan draf MoU antara Pemkab Situbondo-Bank Jatim dan PT Amartha. Bupati Karna Suswandi menegaskan, penandatangan MoU bisa dilakukan sebelum puasa ramadhan pekan depan. “Ya, minimal setiap kelompok nanti berjumlah 10 orang,” ujar mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lumajang itu.

Masih kata Bupati Karna, keseriusan kerjasama ini dibuktikan dengan kahadiran PT Amartha ke Kabupaten Situbondo, kemarin. Sedikitnya, ulas Bupati Karna Suswandi, ada tujuh pihak yang terlibat dalam kerjasama ini yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, DPMD, PKK, Fatayat NU dan Fajar Emak Soleha. “Terakhir ada PT Amartha sebagai perusahaan permodalan nasional dan Bank Jatim,” ujar Bupati Karna.

Bupati Karna kembali menambahkan, melalui kerjasama tersebut diharapkan akan dapat melahirkan para wisara usaha baru di kalangan emak-emak pedesaan. Tujuannya, sebut dia, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Situbondo, melalui penguatan sektor ekonomi emak-emak yang ada di Kota Santri Situbondo. “Ini karena emak-emak sudah menjadi elemen penting dalam pengembangan ekonomi keluarga,” kupas Bupati Karna.

Dia menerangkan, PT Amartha akan konsisten membantu permodalan serta pengembangan usaha UMKM di Kota Santri Situbondo. Pasalnya, sejauh ini banyak masyarakat Situbondo tidak bisa mengembangkan usaha karena minimnya akses permodalan. Disisi lain, Direktur Komersial PT Amartha Mikro Fintek, Hadi Wenas, menuturkan, dirinya mengaku sangat senang bisa menjalin kerjasama kemitraan dengan Pemkab Situbondo. “Kami sejauh ini, memang fokus memberikan bantuan permodalan usaha di kalangan ibu-ibu pedesaan. Kalau kami itu menyebutnya ibu-ibu. Tetapi kalau Bupati tadi menyebutnya emak-emak,” ulas Hadi Wenas.

Hadi Wenas menegaskan, ada beberapa potensi wirausaha di empat Kecamatan di Kabupaten Situbondo yang siap untuk dikembangkan. Diantaranya Kecamatan Panarukan, Panji, Mlandingan dan Asembagus. “Kami nanti akan melakukan survey dahulu di setiap sektor usaha. Salah satunya kami akan serius mengembangkan pembuatan rengginang, yang sudah lama menjafi makanan khas asli Kabupaten Situbondo. Tentunya akan ada komoditas lain yang akan dikembangkan,” pungkas Hadi Wenas. [awi]

Tags: