Pemkab Situbondo Keluarkan SE Larangan Perayaan Tahun Baru

Sekda Syaifullah saat memberikan himbauan kepad Satgas Covid-19 tentang tata cara pencegahan penyebaran virus corona di pusat carantina Pasir Putih. [Sawawi/bhirawa]

Situbondo, Bhirawa
Mendekati tahun baru 2021, Pemkab Situbondo secara tegas mengeluarkan Surat Edaran (SE) pelarangan kegiatan perayaan yang dapat menimbulkan kerumunan massa.

Pelarangan tersebut tertuang dalam SE Nomor 440/0724/431/004/2020 tentang Panduan Pelaksanaan Ibadah dan Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Langkah tegas ini dikeluarkan Pemkab Situbondo sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Santri.

Menurut Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo, Syaifullah, pelarangan kegiatan perayaan tahun baru diberlakukan bagi semua kegiatan.

Misalnya saja, sebut mantan Kepala Bappeda Kabupaten Situbondo itu, kegiatan konser musik, gala dinner atau pesta acara dan beberapa kegiatan sejenis.

“Secara tegas kami (Pemkab Situbondo) melarang kegiatan kerumunan seperti yang tercatum dalam SE tersebut,” ujar Syaifullah. Masih kata Syaifullah, selain bentuk kegiatan tersebut Pemkab Situbondo juga melarang masyarakat untuk melakukan konvoi, membunyikan terompet atau membakar petasan serta pesta kembang api berikut kegiatan lain yang dapat menimbulkan kerumunan massa.

“Larangan ini berlaku di dua tempat yakni di dalam ruangan maupun di luar ruangan sebuah gedung,” jelas Syaifullah. Mantan Asisten II Sekdakab Kabupaten Situbondo itu mengatakan, dalam SE pelarangan perayaan tahun baru itu bertujuan agar para pengelola tempat hiburan, tempat wisata, hotel, restoran, kafe, pusat perbelanjaan dan event organizer (EO) bisa menegtahui secara jelas.

“Dalam Surat Edaran Pelarangan itu sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19,” beber Syaifullah.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kabupaten Situbondo itu menegaskan, pelarangan itu juga terkait erat dengan efisiensi penanganan Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo.

Sebab kini, sebut Syaifullah, setiap hari ada peningkatan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Situbondo. Apalagi, ungkap Syaifullah, saat ini jumlah warga Situbondo yang positif terpapar Covid tembus sebanyak 1. 631 orang.

“Kami terus melakukan berbagai upaya agar penanganan Covid-19 di Kabupaten Situbondo bisa terus ditekan,” pungkas Syaifullah. Data yang diterima Bhirawa menyebutkan, dari 1.631 orang yang terpapar Covid-19, sebanyak 1.388 pasien dinyatakan sembuh dan 115 pasien diantaranya meninggal dunia.

Selain itu, saat ini terdapat 128 pasien Covid yang masih menjalani perawatan medis. Jumlah ini terbagi menjadi 22 pasien di rawat di rumah sakit, 13 pasien menjalani isolasi di pusat karantina serta sisanya sebanyak 93 pasien menjalani isolasi mandiri. [awi]

Tags: