Pemkab Soppeng Belajar Peningkatan SDM ke Pemkab Pamekasan

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide.

Pemkab Pamekasan, Bhirawa
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menerima kunjungan kerja jajaran pejabat Pemkab Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang usaha industri hasil tembakau kecil dan menengah dan rencana pembangunan industri di Kabupaten Pamekasan.

Kunker Wakil Bupati Soppeng, Ir. H. Lutfi Halide dan Sekrataris Daerah Kabupaten Soppeng, Drs. HA. Fendri Sesuk, M.Si, dan Jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Soppeng, dijamu di Peringgitan Dalam Ronggosukowati Pamekasan – Madura, Jawa Timur.

“Sungguh pagi ini saya bahagia sekali, bapak wakil bupati beserta rombongan berkenan datang ke Pamekasan. Mudah-mudahan perjalanannya diberi kelancaran sampai nanti tiba di rumah masing-masing,” ucap Baddrut Tamam.

Kunjungan ini dapat mempererat hubungan Pemkab Pamekasan dengan Pemkab Soppeng dengan membangun kemitraan strategis demi kesejahteraan masyarakat. Karena kedua daerah ini memiliki potensi masing-masing yang dapat berkolaborasi untuk pembangunan daerah.

Bupati didampingi Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono, menyampaikan lima program prioritas selama kepemimpinannya. Mulai pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokasi. Kelima program tersebut telah berjalan sesuai rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Pendidikan, pihaknya memberikan beasiswa terhadap ribuan santri, beasiswa kedokteran, dan fasilitasi dengan sekolah kedinasan, semua itu berpondasikan pengabdian untuk menciptakan orang biasa menjadi luar biasa. Termasuk beasiswa aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya meningkatkan SDM di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Di bidang ekonomi adalah program wirausaha baru (WUB) dengan strategi desa tematik. Program ini, terang dia, Pemkab Pamekasan memberikan pelatihan usaha gratis, memberikan alat produksi gratis, pinjaman modal dengan bunga nol persen, hingga fasilitasi pemasaran baik online maupun offline.

Di bidang kesehatan ada program Pamekasan Call Care (PCC) untuk mempermudah layanan kesehatan kepada masyarakat hingga fasilitasi orang sakit untuk diantar ke tempat fasilitas kesehatan (faskes). Demikian juga pembangunan infrastruktur yang terus digenjot agar merata dan berkeadilan.

“Meskipun masyarakat terkadang tidak bisa membedakan antara jalan desa, kabupaten, provinsi, dan jalan nasional,” tandasnya. Kemudian reformasi birokrasi itu mengubah kebiasaan lama para ASN yang tidak produktif menuju kebiasaan baru yang lebih produktif demi pelayanan excelent kepada seluruh elemen masyarakat.

“Atas nama Pemkab Pamekasan saya menyampaikan selamat datang kepada bapak wakil bupati dan seluruh rombongan. Kabupaten ini sedang berikhtiar untuk menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten maju di Indonesia,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu juga mempromosikan batik tulis khas Pamekasan kepada para tamu sebagai potensi daerahnya yang kemungkinan akan tampil pada event G20 di Bali akhir tahun 2022.

“Katanya banyak orang kalau laki-laki pakai batik Pamekasan semakin muda dan ganteng. Kalau perempuan juga semakin muda dan cantik,” tutup bupati disambut tepuk tangan para tamu pejabat dari Pemkab Soppeng.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. H. Lutfi Halide menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pamekasan yang telah sudi menerima rombongannya untuk belajar banyak hal, termasuk peningkatan SDM.

“Terima kasih pak bupati, sambutannya luar biasa. Kami merasa terharu, sejak dari perbatasan kami sudah disambut,” ungkap Lutfi Halide. [din.dre]

Tags: