Pemkab Sumenep Susun DED Pengembangan Transportasi Udara Water Base

Kadishub Sumenep, Agus Sulistiono

Sumenep, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Sumenep sedang menyusun Detail Engineering Design ( DED) untuk pengembangan transportasi udara yang akan menggunakan landasan pacu di atas air laut atau water base.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep—Agus Sulistiono mengatakan, pemerintah daerah menginginkan adanya peningkatan pelayanan di bidang transportasi.
Sebab, selama ini, masyarakat kepulauan hanya mengandalkan transportasi laut dalam bepergian dan saat terjadi cuaca ekstrim masyarakat Pulau tidak bisa kemana-mana.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemandegan pelayanan, pemerintah daerah berencana membuat water base sebagai solusi landasan pesawat udara yang akan melayani masyarakat kepulauan.
“Saat ini sedang penyusunan DED. Kami prediksi DED itu akan selesai pada bulan Mei. Jadi, bulan Juni sudah memasuki lelang fisiknya,” kata Agus Sulistiono, Selasa (25/2).
Agus menerangkan, sesuai rencananya, water base tersebut akan ditempatkan di Desa Kalisangka, Pulau Kangean. Karena di daerah tersebut ada cekungan laut yang arusnya tidak terlalu besar dan pasang surutnya air laut juga relatif stabil sehingga cocok untuk water base atau landasan pacu pesawat terbang.
“Tempat tersebut sudah hasil survei. Sebenarnya ada dua lokasi yang akan menjadi proyeksi pembangunan water base itu yakni di Kangean dan Masalembu, tapi untuk tahun ini kami lakukan di satu titik saja dulu yakni di Kangean. Ini berkaitan dengan anggaran juga,” paparnya.
Ia menerangkan, dalam hal ini, Pemkab hanya menyiapkan sarananya, seperti landasan pacu atau water base. Soal pesawat yang akan digunakan dalam melayani warga kepulauan nanti, bukan ranah pemerintah daerah, melainkan kewenangan pusat.
“Kami hanya menyiapkan sarananya. Kalau sarananya sudah siap, armada yang akan melayani pasti disiapkan juga oleh pusat,” tuturnya. Ia menambahkan, untuk anggaran penyusunan DED dan pembangunan fisik water base tersebut, pemerintah daerah menyiapkan Rp6 Miliar di APBD tahun 2020 ini. Pembangunan water base itu dinilai lebih cepat dan efisien dalam anggaran dibanding membangun landasan pacu di daratan.
“Insaallah tahun ini water base itu sudah bisa beroperasi. Jadi, akan ada pelayanan tambahan transportasi untuk masyarakat Kepulauan pada tahun ini,” tukasnya. [sul]

Tags: