Pemkot Blitar Bersama Kanwil Kemenkumham Jatim Segera Relokasi Lapas Blitar

Peninjauan lahan relokasi Lapas Kelas IIB Blitar, Selasa (24/5).

Surabaya, Bhirawa
Pemkot Blitar bersama Kanwil Kemenkumham Jatim berencana merelokasi Lapas Kelas IIB Blitar. Kondisi Lapas yang berdiri sejak 1881 ini dinilai kurang ideal, sehingga akan dipindah ke lahan hibah milik Pemkot Blitar di Kelurahan Sentul.

Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Jatim, Indah Rahayuningsih menjelaskan, dipilihnya lahan di Keluaran Sentul itu bukan tanpa alasan. Selain luas lahan mencapai empat hektare, akses transportasi yang sangat baik dari dalam maupun antar Kota. Berlokasi di Utara Kota Blitar, posisinya dekat dengan Kantor Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Mapolresta, Kodim dan PMK.

“Tentu lokasinya cukup strategis mengingat akses yang mudah dan dekat dengan aparat penegak hukum lain,” kata Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Jatim, Indah Rahayuningsih, Selasa (24/5).

Masih kata Indah, saat ini lokasi Lapas Blitar memang kurang ideal. Selain berada di pusat kota, luas lahannya ‘hanya’ 6.070 m2. Belum lagi, overkapasitas yang saat ini mencapai 200%. “Hal ini membuat pembinaan menjadi kurang maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar, Santoso berharap dengan relokasi ini, eks Lapas Blitar akan digunakan untuk pengembangan Kota. Khususnya dalam mempercantik wajah Kota Blitar, karena lokasi bersebelahan langsung dengan alun-alun.

“Jadi rencananya akan ada proses tukar guling atau saling hibah antara Pemkot Blitar dan Kemenkumham,” ucap Santoso.

Sedangkan Sekretaris Ditjen Pemasyarakatan Heni Yuwono menyebutkan bahwa pihaknya menyambut baik rencana ini. Ia mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan perhatian kepada Pemasyarakatan atas hibah yang diberikan oleh Pemkot Blitar.

“Dengan adanya relokasi tersebut kami berharap fungsi pembinaan akan bisa lebih maksimal,” terangnya.

Terkait rencana relokasi ini, Deputi Bidan Polhukam dan pertahanan Bappenas, Slamet Soedarsono menanggapi serius masalah overcrowded ini. Slamet menilai bahwa luas bangunan lapas blitar saat ini sangat kurang. “Relokasi ini pasti ada pertimbangan. Selain itu juga menjadikan tata ruang letak kota yang kurang strategis,” pungkasnya. [bed.gat]

Tags: