Pemkot Malang Segera Berlakukan Satu Arah Jalan Semeru

semeru11Kota Malang,Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, dalam waktu dekat ini segera memberlakukan jalur satu arah kedua di Jalan Semeru dan Merapi guna mengurai kemacetan di kawasan itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Wahyu Setianto, Jumat, mengatakan sebelum jalur satu arah tersebut ditetapkan, pihaknya akan melakukan uji coba selama sepekan guna memastikan seberapa besar pengaruh dari pemberlakuan jalur satu arah.
“Kami akan secepatnya melakukan uji coba, setelah itu baru kami lakukan kajian mendalam bersama instansi dan lembaga terkait lainnya, seperti Forum Lalu Lintas dan Angkutan jalan daerah ini,” kata Wahyu.
Ia mengemukakan pengkajian jalur satu arah di Jalan Semeru tersebut cukup mendetail karena program ini akan berdampak pada beberapa jalur angkutan umum yang melintasi kawasan tersebut. “Kami juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan paguyuban angkutan kota yang melintasi jalur itu,” ujarnya.
Pemberlakuan jalur satu arah tersebut merupakan salah satu cara untuk mengurai kemacetan yang berada di area Rajabally dan bundaran monumen Adipura. Oleh karena itu, pada saat uji coba satu jalur itu nanti, petugas Dishub juga akan turun langsung agar bisa memutuskan solusi tepat untuk mengurai kemacetan di kawasan itu.
Menurut Wahyu, pelaksanaan uji coba satu arah ini penting karena pada saat penerapan jalur satu arah di Jalan Gajayana, MT Haryono dan Mayjen Panjaitan menuai protes keras dari masyarakat sekitar.
Selain itu, lanjutnya, uji coba penting dilakukan juga untuk melihat efek terhadap layanan angkutan umum. Bisa jadi nantinya ada pergeseran atau pergantian jalur mikrolet, namun semua kebijakan tergantung hasil uji coba, termasuk adanya kemungkinan adanya jalur khusus.
Menurut dia, kawasan Jalan Semeru kota Malang ini memang seharusnya sudah diterapkan jalur satu arah, sebab selain mengurai kemacetan, program satu jalur ini juga di gunakan untuk meminimalisasi angka kecelakaan di area tersebut.
Nantinya, kata Wahyu, area parkir di kawasan Jalan Semeru, juga bakal ditata, sebab jalur itu ada sekolahan, pertokoan maupun perbankan. “Jalur ini menjadi salah satu jalur rawan kemacetan dan kecelakaan akibat padatnya arus lalu lintas,” ujarnya.
Sebelumnya Pemkot Malang juga telah menerapkan jalur satu arah di Jalan Mayjen Haryono, Mayjen Panjaitan dan Jalan Gajayana. Pada awal penerapannya menuai protes dari warga sekitar karena dianggap mematikan usaha dan perekonomian di kawasan itu.
Hanya saja, meski telah ditetapkan menjadi jalur satu arah secara permanen, tidak sedikit kendaraan roda dua dan roda empat yang mengikuti jejak angkutan umum (mikrolet) yang tetap diperbolehkan melawan arus.
Rencananya, jalur satu arah di Jalan Mayjen Haryono, Mayjen Panjaitan dan Jalan Gajayana tersebut akan diberlakukan penuh, dalam artian mikrolet juga satu arah dan pemberlakuannya selama 24 jam. Sementara saat ini jalur satu arah hanya diberlakukan mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.00 WIB. [mut.ant]

Tags: