Pemkot Pasuruan Belum Ambil Kebijakan Santunan Kematian Covid-19

Jajaran Polres Pasuruan Kota tengah sosialisasi bahaya virus Covid-19 di simpang empat Kebonagung Kota Pasuruan. [Hilmi Husain/Bhirawa]

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggulirkan kebijakan santunan kematian pada ahli waris pasien yang meninggal karena Covid-19. Nilai besarannya mencapai Rp5 juta.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Hery Dwi Sujatmiko menyatakan pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait kebijakan santunan kematinan untuk menindaklanjutinya.

“Kami sudah konsultasi dengan provinsi. Tapi informasi resminya, kami belum terima,” ujar Hery Dwi Sujatmiko, Minggu (28/3).

Sejauh ini, Pemkot Pasuruan belum bisa melangkah lebih jauh. Saat ini masih menunggu kebijakan dari Pemprov Jatim. “Apabila ada pedoman teknis, kami akan mengambil langkah-langkah selanjutnya,” kata Hery Dwi Sujatmiko.

Sebelumnya, Pemkot Pasuruan sudah mengusulkan data untuk santunan kematian. Namun, santunan tersebut dibatalkan pemerintah pusat.

Jumlah data yang sempat diusulkan hingga akhir Desember 2020 sebanyak 47 ahli waris. Terkait usulan data bakal penerima santunan kematian dari Pemprov, pihaknya perlu ada kepastian terlebih duhulu. [hil]

Tags: