Pemprov Izinkan ASN Libur

Banyaknya ASN yang akan memasuki masa Pensiun, Pemkot Batu segera membuka pendaftaran Tenaga P3K

Jika Terindikasi Batuk, Demam, atau Pilek
Pemprov, Bhirawa
Pemprov Jatim terus melakukan langkah antisipasi menyusul maraknya wabah covid-19 di Indonesia. Selain membentuk gugus tugas, Pemprov Jatim juga memberlakukan sejumlah kebijakan khusus. Di antaranya ialah mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk sementara mengambil libur. Ini berlaku khususnya bagi mereka yang memiliki gejala awal seperti batuk, demam dan pilek.
Hal tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Heru Tjahjono usai mengikuti rapat bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda di Grahadi kemarin, Minggu (14/3). Heru menjelaskan, terkait libur bagi ASN Pemprov Jatim masih perlu dibahas kembali. Namun, bagi ASN yang memiliki indikasi awal seperti batuk, flu atau demam diminta segera istirahat atau tidak masuk. “Kalau biasanya dengn indikasi awal semacam itu mereka tetap masuk. Tapi sekarang akan kita buatkan edaran agar sementara istirahat,” tutur Heru yang juga Sekdaprov Jatim.
Menurut Heru, Pemprov Jatim telah membentuk Satgas sebagai salah satu antisipasi dan Pemprov Jatim tidak akan menetapkan kebijakan lock down. Selain itu, gugus tugas ini akan menyiapkan SOP terhadap setiap aktivitas atau kegiatan yang melibatkan jumlah massa banyak. Seperti pasar, mal, tempat hiburan.” Ada hal-hal yang harus dilakukan seperti menyediakan hand sanitizer, masker bagi yang sakit, cuci tangan dan thermal gun.
“Kita terus melihat perkembangan di tempat-tempat tersebut. Babinkamtibmas, babinsa kita giatkan untuk waslada sebagai antisipasi dari desa sampai ke atas,” tutur Heru. Upaya kewaspadaan ini, lanjut dia, dilakukan secara intensif namun tetap dalam situasi yang menenangkan. Sehingga, tidak terjadi kegaduhan sehingga menimbulkan kepanikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim dr Herlina Ferliana menuturkan, hingga kemarin belum ada warga Jatim yang dinyatakan positif Corona. Kendati demikian, Pemprov tetap melakukan monitoring terhadap orang-orang yang terindikasi dengan gejala-gejala tertentu. Mereka adalah orang dalam pengawasan (ODP) yang memiliki keluhan panas, batuk, pilek dan memiliki riwayat pernah ke daerah terjangkit dan kontak erat.
“Di Jatim, tercatat sebanyak 22 ODP dan 11 oranga berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” tutur Herlina. Sampel orang-orang yang berstatus ODP maupun PDP telah diperiksa dan dinyakatan negatif seluruhnya.
Terkait informasi dua orang yang meninggal dunia di Nganjuk dan Tulungagung, Herline memastikan bahwa keduanya tidak terkait dengan Koronan. Keduanya meninggal karena riwayat penyakit lain. “Satu adalah serosis hepatis dan kebetulan dia dari negara terjangkit dan terserang saluran pernafasannya,” tutur Herlina. [tam]

Rate this article!
Pemprov Izinkan ASN Libur,5 / 5 ( 1votes )
Tags: