Pemprov Jatim Rekrut 1.813 Pegawai Baru

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Nurkholis

Pemprov, Bhirawa
Proses panjang seleksi CPNS 2019 yang dimulai sejak November tahun lalu akhirnya tuntas di akhir bulan Oktober ini. Pemprov Jatim yang mendapatkan formasi dari Kementerian PAN-RB sebanyak 1.817 lowongan berhasil menampung 1.813 pegawai yang telah mengikuti seleksi berlapis.
Dari 1.813 pegawai yang diterima Pemprov Jatim, di antaranya berasal dari formasi umum sebanyak 1.690 CPNS, disabilitas 21 CPNS dan cumlaude 28 CPNS. Sementara empat lowongan yang tidak terisi berasal dari formasi guru produksi grafika, dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter spesialis radiologi, dan dokter spesialis urologi.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Nurkholis menuturkan, 1.813 CPNS yang lolos merupakan hasil dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang diikuti oleh 4.778 pelamar. Mereka dinyatakan lolos setelah proses integrasi nilai SKB 60 persen dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) 40 persen.
“Selamat kepada para pelamar yang telah lolos CPNS di Pemprov Jatim. Untuk tahapan berikutnya ialah usulan NIP CPNS agar segera diproses kelengkapan administrasinya,” tutur Nurkholis saat dikonfirmasi, Minggu (1/11). Sebab, lanjut dia, pelamar yang tidak memproses kelengkapan administrasi sampai batas yang ditentukan akan dinyatakan gugur atau mengundurkan diri.
Nurkholis menjelaskan, dalam penetapan lolos CPNS terdapat sejumlah kategori. Di antaranya ialah pelamar lulus seleksi CPNS, pelamar lulus seleksi CPNS setelah perpindahan formasi antar jenis formasi dalam jabatan, dan pelamar yang lulus setelah perpindahan formasi antara lokasi formasi dalam jabatan.
“Ibu Gubernur selalu berpesan agar para pelamar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Karean mereka yang akan melanjutkan tugas besar pemprov Jatim dengan kekuatan tangan-tangan kreatif, produktif dan penuh inovasi sebagai ASN Jatim,” jelas Nurkholis.
Terkait hasil seleksi ini, Nurkholis juga mengakui adanya kemungkinan terjadi perubahan. Sebab, Pemprov memberi kesempatan kepada pelamar untuk menyampaikan sanggahan jika merasa kurang puas. Sanggahan tersebut dapat disampaikan secara daring melalui website sscn.bkn.go.id mulai 1 – 3 November. “Pemerintah akan langsung memberikan jawaban terhadap setiap sanggahan maksimal selama empat hari, yaitu pada 1 – 4 November ini,” pungkas Nurkholis. [tam]

Tags: