Penertiban APK Masa Tenang Capai 600 Ton

3-gehSurabaya, Bhirawa
Sekitar 600 ton alat peraga kampanye (APK) berhasil dibersihkan dari seluruh kawasan yang berada di Surabaya. Jumlah diperkirakan masih terus bertambah dikarenakan proses pembersihan akan terus dilakukan sampai Selasa (8/4) besok.
Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya Wahyu Hariadi mengatakan, proses pembersihan alat peraga kampanye dimulai sejak hari minggu (6/4) dini hari.
“Kami mulai menyisir dan membentuk lima tim dan masing-masing membawa truk berukuran besar sebanyak 10,” katanya.
Meski mengaku belum menjumlahkan total alat peraga kampanye yang disita, tapi satu truk besar setidaknya mampu menampung 16 ton barang. Padahal truk-truk yang diterjunkan saat penertiban pertama seluruhnya penuh dengan alat peraga kampanye.
Dengan demikian jika dikalikan, maka lima tim dengan 10 truk yang diterjunkan di hari pertama diperkirakan mampu membersihkan tak kurang dari 160 ton alat peraga kampanye. Pembersihan juga terus dilakukan dengan melibatkan Satpol PP di 31 kecamatan yang berada di Surabaya. Masing-masing kecamatan minimal menerjunkan satu truk. Dengan begitu, alat peraga kampanye yang berhasil dibersihkan oleh satpol PP kecamatan mencapai 498 ton.
“Sampah APK ini, terdiri dari baliho, bendera, spanduk, poster, maupun bamboo, kayu dan paku,” terangnya.
Sampai saat ini, tambah Wahyu, ratusan alat peraga kampanye menumpuk baik di kantor Panitia pengawas, serta kantor kecamatan yang ada di Surabaya,” proses pembersihan akan terus kami lakukan sampai waktu yang telah ditentukan,” tambahnya.
Wahyu Hariadi memaparkan, sebanyak 17 titik jalan protokol saat ini sudah bersih dari alat peraga kampanye. Sedangkan untuk didalam perkampungan, proses pembersihan memang masih berlangsung.
” Saat ini tim mulai menyisir APK yang sulit ditertibkan misalnya dipasang secara ekstrem. Beberapa APK yang sulit diantaranya adalah bendera besar yang dipasang di atas rumah atau pohon,” imbuhnya.
Sementara itu alat peraga kampanye ini panwas memberikan batasan waktu hingga seminggu bagi pengurus Partai politik (Parpol) untuk segera mengambilnya,” jika tidak diambil, kami tidak bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan APK,” katanya. [geh]

Tags: