Pengurus MKKS SMPN Situbondo Resmi Dikukuhkan

Kepengurusan MKKS SMPN Kabupaten Situbondo periode 2021 – 2024 saat dikukuhkan Kadispendikbud Kabupaten Situbondo, Achmad Djunaidi. [sawawi]

Kadispendikbud Minta Selalu Akomodatif dan Adaptif
Situbondo, Bhirawa
Susunan Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Situbondo periode 2021-2024, secara resmi dikukuhkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo Jumat (5/2).
Kepengurusan baru ini diharapkan oleh dunia pendidikan menjadi motor penggerak efektifitas pelaksanaan pembelajaran di tengah pandemi Covid 19. Selain itu, MKKS SMPN ditutut piawai memajukan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama yang ada di Kabupaten Situbondo.
Menurut Ketua MKKS SMP Negeri periode 2021-2024, Agus Triono, dirinya bersama pengurus lain akan berupaya keras untuk meningkatkan komunikasi, konsultasi dan kerjasama antara kepala sekolah. Dan akan terus mengoptimalkan pelayanan dan peningkatan prestasi pendidikan.
“Agar itu semua bisa terwujud kami akan memprioritaskan beberapa hal penting yang akan dikerjakan,” ujar mantan Kepala SMPN 2 Situbondo itu.
Agus juga memaparkan, program lain yang akan diterapkan diantaranya, memperluas wawasan pengetahuan dan kepemimpinan kepala sekolah. Sehingga pembangunan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) akan berjalan dengan efektif. MKKS SMPN juga akan meningkatkan mutu dengan meningkatkan kinerja kepala sekolah dan mengembangkan budaya belajar ramah, sehat, asri dan menyenangkan bagi anak didik.
“Khusus peningkatan mutu, MKKS SMPN akan meningkatkan peran serta masyarakat dan semua stakeholder yang ada,” urai Agus.
Secara khusus, ada empat bidang yang akan ditangani MKKS SMP Negeri. Diantaranya, mengembangkan SDM dan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan, bidang pembinaan kesiswaan, bidang pengembangan kewirausahaan berikut bidang informasi dan humas. Selama masa pandemi Covid-19 ini, ada banyak tantangan yang harus di hadapi pendidikan kepada peserta didik. Misalnya pembelajaran Daring yang masih banyak kendala, serta persoalan pengembangan SDM dan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan. Itu semua harus diatasi.
Agar semua komitmen itu terwujud, Agus mengajak semua pengurus MKKS SMPN dan elemen lain, untuk bersama sama melakukan upaya kreatif, bijak dan terpadu. MKKS SMP harus mengawal dan menangani persoalan pendidikan sesuai dengan kapasitas dan kewenangan yang ada.
Disisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo, Ahmad Junaidi menimpali, agar semua program yang dicanangkan MKKS SMPN berjalan dengan tepat sasaran, maka semua pengurus harus bisa menjalankan fungsi dengan akomodatif dan adaptif, terutama menyikapi perkembangan keadaan proses belajar mengajar. Khusus menghadapi pandemi Covid-19, dibutuhkan adanya kreativitas dari setiap guru. [awi]

Tags: