Pengusaha Hiburan Tulungagung Minta Kelonggaran Usai di Vaksin Covid-19

Pengusaha serta karyawan warung dan hiburan di Tulungaggung mulai menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (29/7).

Tulungagung, Bhirawa
Pengusaha hiburan di Kabupaten Tulungagung meminta Pemkab setempat untuk melonggarkan kebijakan agar mereka dapat membuka kembali tempat usahanya di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19. Apalagi bagi mereka dan seluruh karyawannya yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Ketua Perkumpulan Warung dan Hiburan Tulungagung (Pawahita), Suyono Pujianto, mengatakan saat ini para pengusaha hiburan di Kota Marmer ibaratnya sedang mati suri akibat larangan buka akibat pandemi Covid-19. “Larangan membuka usaha membuat kami kelimpungan. Selain tidak ada pemasukan juga peralatan elektronik kami banyak yang rusak,” ujarnya usai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para pengusaha serta karyawan warung dan hiburan di salah satu warung kopi di Desa Ngujang Kecamatan Kedungwaru, Kamis (29/7).

Ia berharap dengan sudah dilakukan vaksinasi pada pengusaha serta karyawan warung dan hiburan di Tulungagung, Pemkab Tulungagung atau Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung dapat memberi kelonggaran dalam membuka usahanya. Terlebih penutupan tempat hiburan, utamanya karaoke sudah berlangsung sejak bulan Februari lalu.

“Dengan semakin banyak warga yang divaksin dan kami juga telah divaksinasi Covid-19 tentu akan semakin meminimalisir penularan virus corona. Karena itu, kami kemudian berharap ada kelonggaran atau relaksasi bagi kami yang bergerak di sektor hiburan,” paparnya.

Suyono selanjutnya menandaskan vaksinasi Covid-19 bisa saja menjadi syarat bagi pengusaha warung dan hiburan untuk membuka usaha mereka. “Kalau vaksin dijadikan syarat untuk membuka usaha, kami setuju-setuju saja,” ucapnya.

Sementara itu, terkait vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Polres Tulungagung pada pengusaha serta karyawan warung dan hiburan di Tulungagung, Suyono menyatakan rasa senangnya. Apalagi pelaksanaan vaksinasinya tersebut mendapat sambutan luar biasa dari pengusaha serta karyawan warung dan hiburan di Tulungagung.

“Kami sudah lama mengharap ada vaksinasi. Jatah vaksin yang 100 dosis pun langsung habis. Bahkan ada sebagian anggota kami yang tidak kebagian vaksin karena jumlah yang datang melebihi jumlah jatah vaksin dari Polres Tulungagung,” bebernya.

Suyono berjanji akan kembali meminta pengadaan vaksin Covid-19 sehingga seluruh pengusaha serta karyawan warung dan hiburan di Kabupaten tulungagung dapat tervaksin Covid-19. “Sekarang memang belum semua. Anggota kami dan karyawan di dalamnya bisa mencapai 200-an orang lebih. Dan yang tervaksin sekarang baru 100 orang,” pungkasnya. (wed)

Tags: