Pensiunan ASN Kabupaten Sampang Koleksi 1001 Keris Pusaka

Subaidi kolektor keris pusaka, di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.

Sampang,Bhirawa.
Pensiun dari aparatur sipil negara (ASN), tidak lantas berhenti dari kegemarannya mengkoleksi keris pusaka kuno. Hal ini dilakulan Subaidi (61) salah satu Warga Kelurahan Delpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Pasalnya keris pusaka hingga saat ini mencapai 1001 keris pusaka yang tersimpan rapi di rumahnya.

Tampak keris pusaka kuno, tombak dan benda-benda antik yang lain berjejer rapi di satu kamar khusus penyimpanannya, bahkan hampir setiap hari ini ia membersihkan bahan koleksinya.

Subaidi saat ditemui dikediamnya, ia menceritakan hobi unik mengkoleksi keris pusaka tersebut, sudah dilakukan sejak usia 20 tahun, dan hal ini menjadi kepuasan tersendiri dan sekaligus memperbanyak kawan dari hobi yang sama, bahkan beberapa waktu lalu ada temen asal Kota Surabaya menawar satu keris pusaka milik saya senilai Rp.100 juta, namun saat itu saat masih aktif di ASN Sampang tidak mau melepasnya.Rabu (22/7/2020).

“Benda koleksi pusaka saya dapat dari berbagai daerah di Indonesia, namun yang paling banyak dari daerah Madura, belum lagi ada yang sengaja datang sendiri ke rumah diruar jangkauan akal”.Terang Subaidi pensiunan ASN Kabupaten Sampang.

Lanjut Subaidi, karena terlalu banyaknya koleksi benda pusaka, seringkali mulai dari pemerintah daerah atau perseorangan meminjamnya untuk kebutuhan pameran dan acara-acara adat. Namun belakangan ini sudah mulai banyak juga benda pusaka milik saya yang dibeli kolektor mulai dari 4 Kabupaten Madura dan luar Madura dengan nilai variasi tergantung tingkat keunikan benda pusaka.

“Meski begitu hingga saat ini benda-benda pusaka tersebut tidak kurang dari 1001 benda, kalau sebelum dijual bisa mencapai 1.500 benda pusaka yang ada dirumah”.Jelasnya.

Menurut Subaidi hobi mengkoleksi keris pusaka memang harus dirawat dengan baik dengan cara, mengeceknya setiap saat ketika benda tersebut kotor harus dibersihkan sebagai bentuk perawatan rutin. Memang ribuan benda pusaka yang berada di rumah tersebut sesekali ada kejadian yang sangat aneh serti keris pindah sendiri, mengeluarkan asap dan lain-lain, namun karena ini hobi kita hanya merawatnya sebagai warisan budaya para leluhur.

“Tapi karena benda koleksi pusaka semakin hari terus bertambah, saya tidak menolak jika ada yang berminat untuk membelinya dan datang langsung melihat ke rumah kami di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang”.Imbuhnya.(lis)

Tags: