Penularan TB di Indonesia Memprihatinkan

Tahun 2013 Capai 297 Pasien
Surabaya, Bhirawa
Tuberkulosis atau yang lebih dikenal TB merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri dan dalam banyak kasus bersifat mematikan. Penyakit ini merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia, dan hingga saat ini belum ada satu negara pun yang bebas dari TBC.
dr Telly Kamelia SpPD, salah satu pembicara dari RSCM menegaskan tingkat prevalensi TB di Indonesia pada tahun 2013 lalu mampu mencapai 297 per 100.000 penduduk dengan kasus baru setiap tahunnya mencapai 460.000 kasus. Dengan demikian, total kasus hingga tahun 2013 berkisar 800.000-900.000 kasus.
Namun demikian ada cara yang cukup mudah untuk membentengi diri.
“TB menular lewat ludah dan dahak ketika si pengidap batuk. Penyebarannya pun sangat mudah yakni melalui udara,” ujar Telly dalam World TB Day  yang , bekerja sama dengan Divisi Pulmonologi RSCM dan Bisolvon, Selasa (15/4).  Dimana tidak kurang dari 1000 dokter akan menambah pengetahuannya dalam mengatasi TB sehingga para dokter mampu melakukan diagnosis TB secara akurat.
Ditambahkannya, jika seseorang terlihat mengidap batuk yang berkepanjangan, maka orang di sekitarnya harus menjaga jarak atau waspada. Seperti contohnya tidak sembarangan memegang tangan atau barang milik si pengidap TBC. Pasalnya, area tangan dan barang yang biasa dipegang orang tersebut adalah tempat terbanyak bersarangnya kuman TB.
“Karenanya, pengidap harus sadar diri untuk tidak menularkan kepada lingkungan sekitar dengan sering mencuci tangan dan membuang bekas tisu langsung di tempat sampah yang tertutup. Jika batuk tak tertahan, tutuplah mulut dengan lengan baju sehingga kuman tidak berterbangan di udara,” lanjutnya.
Sementara itu, tingginya angka penderita penyakit TB di Indonesia ini membuat Bisolvon tergugah dan peduli dalam memberikan dukungan kepada pemerintah dan masyarakat dalam memberantas penyakit TB di Indonesia melalui partisipasi dalam suksesnya  terhadap peringatan World TB Day dengan topik  Reach The 3 Million – Find, Treat, Cure TB.
Dewi Isnaniar, Senior Brand Manager Bisolvon mengatakan “Bisolvon memiliki peran dalam memberantas penyakit TB di Indonesia, dalam hal ini karena salah satu gejala penyakit TB yang sering dijumpai adalah batuk terus menerus dan terdapatnya dahak (sputum). ”Bisolvon dengan kandungan Bromheksin berperan sebagai senyawa mukolitik yang efektif mengencerkan dahak dan meredakan batuk,”tegasnya.
“Salah satu gejala penyakit TB yang sering dijumpai adalah batuk terus menerus, dan terdapatnya dahak (sputum). Bisolvon dengan kandungan Bromheksin, berperan sebagai senyawa mukolitik yang efektif mengencerkan dahak dan meredakan batuk. Adapun tujuan dari seminar ini agar masyarakat lebih memahami tentang penyakit TB, dan banyak mengatasinya,” ungkap Dewi. [cty]

Tags: