Penutupan EJGSI, Pramuka Dukung Semangat Nawa Bhakti Satya

Plt Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jatim Kak H. AR. Purmadi (tengah) foto bersama para penerima penghargaan Kwarcab se Jatim di wisata Pintu Langit, Pasuruan, Selasa (3/11). [Oky abdul sholeh]

Pasuruan, Bhirawa
Ajang East Java Green Scout Inovation (EJGSI) Kwarda Pramuka Jatim berakhir meriah dengan berbagai penghargaan kepada Kwarcab se Jatim. Deretan inovasi dan kreatifitas berhasil diwujudkan oleh kader Pramuka penegak pandega untuk mendorong jiwa kemandiriannya dalam berwirausaha.
Plt Ketua Kwarda Pramuka Jatim AR Purmadi menuturkan, EJGSI berhasil dilaksanakan dengan dukungan kuat Pemprov Jatim, DPRD Jatim dan Kwarcab se Jatim. Melalui ajang ini, Pramuka berupaya mendukung cita-cita Nawa Bhakti Satya. Di antaranya ialah Jatim Sejahter melalui pemugaran 83 rumah tidak layak huni dan pembagian 1.650 paket bahan pangan di 11 zona.
“Pramuka terus berupaya melakukan kegiatan yang inovatif dan kretif dan bermanfaat untuk masyarakat Jatim. Warga masyarakat yang rumahnya kita pugar dan dibantu semua puas,” tutur AR Purmadi saat penutupan EJGSI di lokasi wisata Pintu Langit, Pasuruan, Selasa (3/11).
EJGSI juga mengusung semangat Jatim Kerja melalui East Java Scout Chalenge. Melalui ajang tersebut, Kwarda Peamuka Jatim mengedukasi 380 Pramuka penegak pandega untuk diberikan wawasan wirausaha. Selain itu, mereka juga didorong untuk menciptakan produk ekonomis berbasis kearifan lokal. “Harapan kami agar setelah program ini dilaksanakan mereka bisa usaha secara mandiri dan itu perlu didorong untuk dikembangkan,” lanjut dia.
Selanjutnya semangat Jatim Cerdas dan sehat yang diwujudkan dalam pemberian penghargaan kepada 76 finalis. Penghargaan yang diberikan stimulus bantuan beasiswa mendukung jatim cerdas sekaligus bhakti mereka dalam bentuk bersih lingkungan. “Mereka kita dorong untuk membaktikan dirinya dalam mewujudkan lingkungan yang sehat di masing-masing Kwarcab,” tandasnya.
Purmadi berharap, EJGSI ini akan direplikasi oleh kwarcab di kabupaten/kota se Jatim. Antusiasme tersebut mulai ditunjukkan oleh pemerintah daerah, khususnya Pemkab Probolinggo. “Kami ingin semakin banyak Kwarcab yang mereplikasi ajang ini sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu dan kader Pramuka yang berkesempatan mengembangkan diri,” pungkas dia. [tam]

Tags: