Penyegaran Kerja Tahun 2020, 77 Pejabat Pemkab Trenggalek Dilantik

Trenggalek,Bhirawa
Diawal Tahun 2020 Bupati Trenggalek Muh Nur Arifin Melakukan Penyegaran di tubuh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trengalek. Penyegaran ini dilakukan dengan melantik 77 pejabat, diantaranya 3 jabatan pada Pimpinan Tinggi Pratama , 34 Pejabat Administrator dan 40 Pejabat Pengawas, Selasa(6/1).
Dalam Kesempatan Tersebut Bupati Trenggalek secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 77 pejabat yang menempati jabatan baru.
Orang nomor satu dilingkup Pemkab Trenggalek menjelaskan upaya penyegaran dan penataan personil yang sesuai dengan kebutuhan dan keahlian masing masing guna memacu kinerja serta melakukan pelayanan terhadap masyarakat Trenggalek.
“Ada pengisian jabatan pratama dan pengisian jabatan yang kosong karena ada yang MPP (memasuki masa pensiun). selain itu sebagian besarnya lagi penyegaran,” ucapnya usai upacara pelantikan di Pendopo Manggala Praja Nugraha.
Bupati menerangkan dari 77 pejabat 3 diantaranya merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di dinas PUPR ,Dinas Komidag, dan Satpol PP. selain itu juga ada beberapa perubahan yang meliputi Kabag pembangunan di Sekretariat Daerah, Kabag ULP, serta perubahan di tubuh Dinas PUPR.
“Pesan saya Desember 2020 ini tidak boleh lagi ada pekerjaan fisik. Silahkan nanti publik menilai, dalam kontrak kinerja pejabat tinggi pratama kalau tidak bisa menjalankan sesuai dengan kontrak kinerja yang ingin dijalankan, kita beri perpanjangan 6 bulan. Kalaupun tetap tidak bisa, bisa turun jabatan juga,” terangnya.
Lanjut pihaknya sangat menginginkan para pejabat yang benar-benar bekerja untuk masyarakat, agar percepatan pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat, selain itu yang dibutuhkan pejabat juga memiliki semangat dan disiplin sehingga mampu menjalankan tugasnya.
“karena kita ingin tidak ada kualitas pekerjaan kurang baik, apapun itu. Tanggung jawab besarnya ada di Pemerintahan Kabupaten, jadi yang menjadi salah satu prioritasnya lelang di laksanakan sedini mungkin dan meminimalisir kekurangan dengan sistem online.” ujarnya.
Sementara itu dalam dalam penyegaran di tubuh Pemkab Trenggalek ia menginginkan setiap akhir tahun, semua pekerjaan harus tuntas. sehingga di bulan Desember bisa gunakan untuk mengevaluasi proyek infrastruktur, Selain itu bisa dilakukan untuk merencanakan juga menyiapkan dokumen lelang di tahun selanjutnya.
” Ini yang menjadi fokus saya melakukan kontrak kerja dengan pejabat tinggi pratama” tuturnya.
Selain itu pada Dinas Pendidikan juga dilakukan penyegaran, seperti kabid Pendidikan Dasar ia lebih memilih karena disana banyak yang paham dibidang aset karena Pendidikan dasar banyak yang berkaitan dengan aset dan pencatatan.
“Bu Zaenab yang dulu di aset kita tempatkan menjadi Kabid Pendidikan Dasar. Saya ingin ada orang yang lebih teliti disitu. Selain itu pada PAUD kita ambilkan dari Dinas Kesehatan, karena kita ingin generasi kedepan anak -anakya harus sehat-sehat. Tidak hanya berbicara pendidikan, itu hanya dari sisi otaknya saja, namun juga asupan gizi juga gaya hidupnya.” pintanya. (wek).

Tags: