Penyusunan Rancangan RKPD 2023, Prevalensi Stunting Tinggi, SDA Tak Optimal

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf saat pemaparan Forum Konsultasi Publik di pendopo Kabupaten Pasuruan, Kamis (27/1). [Hilmi Husain]

Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan melaksanakan Forum Konsultasi Publik di pendopo Kabupaten Pasuruan. Forum tersebut memberikan kesempatan pada seluruh jajaran perangkat daerah dan pemangku kepentingan, supaya bisa menyampaikan saran dan masukan dalam penyempurnaan rancangan awal RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Pasuruan tahun 2023 nanti.
Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menyampaikan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017, bahwa salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam penyusunan rancangan awal RKPD adalah Forum Konsultasi Publik.
Sehingga, hal itu sebagai langkah awal dalam penyusunan RKPD tahun depan. “Forum Konsultasi Publik ini langkah awal dalam penyusunan RKPD tahun depan untuk Kabupaten Pasuruan,” ujar Gus Irsyad, Kamis (27/1).
Menurutnya, RKPD Kabupaten Pasuruan tahun 2023 adalah penjabaran arah kebijakan tahun kelima perubahan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Pasuruan tahun 2018-2023.
Adapun penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2023 mengacu pada arah kebijakan Kabupaten Pasuruan tahun 2023. Utamanya dalam membahas beberapa permasalahan yang masih menjadi pekerjaan rumah.
Yakni, rendahnya daya saing produk produk hasil pertanian dan usaha mikro Kabupaten Pasuruan, rendahnya IPM Kabupaten Pasuruan serta masih tingginya jumlah penduduk miskin ekstrim. “Ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus terus ditangani. Selain produk usaha mikro kecil dan menengah yang belum mengarah pada ekonomi kreatif, juga masih kurang optimalnya SDA di Kabupaten Pasuruan hingga masih tingginya prevalensi stunting,” terang Gus Irsyad.
Tak hanya itu, di tahun 2023 mendatang juga ada isu-isu strategis yang juga harus direncanakan dalam upaya penanganannya. Mulai dari penguatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian dan usaha mikro, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta peningkatan IPM serta isu-isu strategis lainnya.
“Melaui forum ini diharapkan ada banyak pendapat, saran hingga masukan untuk menghadapi tahun 2023 dengan permasalahan dan isu strategis lainnya,” kata Gus Irsyad.
Pejabat nomer satu di Kabupaten Pasuruan ini menambahkan perihal tema RKPD Kabupaten Pasuruan tahun 2023 adalah peningkatan daya saing daerah melalui nilai tambah ekonomi dan pembangunan berwawasan lingkungan.
Untuk mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan, lanjut Gus Irsyad, seluruh masyarakat harus memastikan dan menjaga keseimbangan dampak sosial maupun dampak lingkungan dari pelaksanaan pembangunan.
Sehingga diharapkan akan tercapai peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas tenaga kerja dan semakin menurunnya kesenjangan antar wilayah di Kabupaten Pasuruan. “Makanya, masyarakat harus kompak, bahu membahu bersatu padu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan,” tambah Gus Irsyad. [hil.wwn]

Tags: