Perangkat UN Online Sudah Disterilkan

Kota Surabaya mulai menyiapkan pelaksanaan UN Online. Seluruh perangkat komputer telah disterilkan di masing-masing titik yang akan dijadikan sebagai lokasi uji petik UN Online.

Kota Surabaya mulai menyiapkan pelaksanaan UN Online. Seluruh perangkat komputer telah disterilkan di masing-masing titik yang akan dijadikan sebagai lokasi uji petik UN Online.

Dindik Surabaya, Bhirawa
Persiapan uji petik Ujian Nasional (UN) Online Kota Surabaya telah memasuki tahap final. Seluruh perangkat komputer telah disterilkan di masing-masing titik yang akan dijadikan sebagai lokasi uji petik UN Online.
Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya Sudarminto mengatakan hal ini diperlukan agar ujian berlangsung lancar tanpa ada kendala teknis. Dia mengaku seluruh perangkat IT memang telah siap. Bahkan belum lama ini pihaknya juga sudah mengirimkan tim IT ke Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah untuk pelatihan IT UN online.
“Sekarang sudah pulang, dan komputer yang akan digunakan juga sudah disterilkan dan dikarantina,”terang Sudarminto saat ditemui di kantornya, Senin (15/12).
Sudarminto memastikan, seluruh infrastruktur (ruangan dan perangkat IT) yang diperlukan untuk UN online sudah siap. Ada 101 titik (sekolah) dari 104 SMK di Surabaya yang siap menyelenggarakan UN online. Artinya, hanya ada tiga SMK yang akan bergabung ke sekolah lain karena keterbatasan sarana IT. “Jumlah ini bertambah banyak dibandingkan sebelumnya. Dampak positif yang lain, laboratorium di sekolah juga terlengkapi,” kata dia.
Sesuai jadwal, pelaksanaan UN online akan dilaksanakan dalam minggu ini. Tetapi karena ada beberapa sekolah yang masih menggelar Ujian Akhir Sekolah (UAS) pihaknya meminta Kemenbuddikdasmen untuk menunggu sampai UAS selesai. “Mungkin Jumat nanti atau sebelum  23 November 2014 nanti,”ujar mantan Kepala SMAN 16 Surabaya ini.
Dalam pelaksanaan, UN online ini hanya akan digelar sehari. Masing-masing sekolah bisa menyelenggarakan satu gelombang ataupun dua gelombang sesuai ketersediaan sarana IT  di sekolahnya. Uji coba ini hanya diperuntukkan satu mata pelajaran yakni keproduktifan SMK. Sementara dua pelajaran UN lain yakni Bahasa Indonesia dan Matematika  masih ditunda. “Kami yakin kalau keproduktifan SMK ini sukses, untuk pelajaran lainnya pasti lancar. Bahkan UN online SMA juga bisa dilaksanakan,”katanya.
UN online ini laiknya ujian masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) online beberapa waktu lalu. Soal sudah bisa di-download beberapa saat sebelum pelaksanaan, tetapi baru bisa dibuka dengan password di jam yang ditentukan. Jadi, pelaksanaannya tetap serempak sesuai dengan jadwal dengan kondisi soal yang tidak bocor.
Sudarminto meyakinkan, secara materi, siswa Surabaya sudah siap mengikuti UN. Hanya perlu dimantapkan mentalnya karena selama ini mereka terbiasa mengerjakan soal secara manual dengan mengandalkan pensil dan penghapus. “Saya akui masih ada kekhawatiran siswa tidak bisa mengubah jawaban yang sudah telanjur diisi. Saya pastikan sistem ini masih memungkinkan untuk memperbarui jawaban yang sudah terisi, jadi jangan khawatir. Sekolah harus terus memberikan pemahaman ke siswa,”sarannya.
Agar siswa terbiasa mengerjakan UN online, Sudarminto menyarankan mereka untuk mengikuti try out online di situs yang sudah disiapkan Dindik Surabaya. “Di sana ada 52 paket soal per mata pelajaran. Saya yakin kala mereka mau mencoba, tidak ada siswa Surabaya yang tidak lulus,” tuturnya. [tam]

Rate this article!
Tags: