Percepat Implementasi Perpres 80

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diterima Menko Perekonomian Airlangga Hartato terkait percepatan implementasi Perpres 80 tahun 2019.

Muluskan 218 Proyek, Gubernur Roadshow ke Kementrian
Pemprov Jatim, Bhirawa
Percepatan implementasi Perpres 80 tahun 2019 dilakukan Pemprov Jatim dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan roadshow ke sejumlah kementerian terkait untuk memuluskan 218 proyek strategis yang ada di dalamnya. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung perjalanan tim Pemprov ke sejumlah kementerian di Jakarta, Rabu (15/1).
Tak tangung-tangung, hari pertama roadshow dilakukan, Gubernur Khofifah langsung mengunjungi tiga kementrian secara langsung. Kementrian pertama yang dikunjungi yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Kemudian kunjungan ke Kemenko Perekonomian serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Rencananya roadshow yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama tim akan dilanjutkan pada besok Kamis (16/1). Kementrian yang akan dikunjungi yaitu Kemenko Kemaritiman, Kementrian Keuangan, dan Kementrian Perhubungan.
Dari pertemuan itu, Gubernur Khofifah memastikan bahwa 218 proyek dalam Perpres 80 tahun 2019 itu akan masuk dalam RPJMN yang rencananya akan disahkan pada 20 Januari mendatang. “Hari ini terkonfirmasi semuanya masuk dalam RPJMN 2020. Secara keseluruhan semua sudah klop, namun dalam diskusi tadi ada pengembangan-pegambangan, contohnya seperti pembangunan Pelabuhan Probolinggo,” jelas Gubernur Khofifah seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa.
Dalam lawatannya tersebut, Gubernur Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dan Ketua DPRD Jatim serta Sekda Prov dan beberapa OPD membawa misi terkait pelaksanaan Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Perekonomian Jatim kepada beberapa Kementerian kordinator dan kementerian teknis lainnya.
Kementerian Bappenas menurut Gubernur Khofifah sebagai pintu masuk semua perencanaan pembangunan nasional, sehingga kunjungan ke Bappenas menjadi pembuka jalan untuk kunjungan ke Kementerian lainnya. “Jika sudah masuk ke dalam RPJMN maka sudah mengalir ke seluruh Kementerian,” jelas Gubernur Khofifah.
Tidak hanya sampai disitu, dirinya juga menjelaskan jika tahap selanjutnya adalah memastikan bahwa ke-218 proyek tersebut juga akan masuk pada RKP tahun 2021.
Ditambahkan Gubernur Khofifah, dirinya mengaku akan terus memaksimalkan realisasi Perpres 80/2019 ini sebagai pintu masuk percepatan pembangunan ekonomi, pengurangan kemiskinan bahkan percepatan perwujudan kesejahteraan masyarakat di Jatim harus bisa menyatu. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo tentang bagaimana suatu proyek harus bisa memiliki dampak langsung ke masyarakat.
Kedepannya setelah roadshow Kementrian ini selesai, Gubernur beserta jajarannya akan langsung turun ke lima Bakorwil di Jatim untuk kemudian dilanjutkan pertemuan dengan para investor.
Demi mendukung sistem kerja yang dituntut paralel tersebut, orang nomor satu di Jatim ini menuturkan bahwa disinilah peran PPMO sangat diperlukan. Pemprov Jatim telah menyiapkan posko PPMO di Bappeda dan diharapkan bisa membantu kelancaran ke-218 proyek sesuai lampiran Perpres 80/2019.
“Dengan jumlah penduduk mencapai 15% dari total penduduk Indonesia, kami optimis percepatan pembangunan di Jatim akan memberi dampak positif bagi peningkatan perekonomian nasional,” pungkas gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut. [tam]

Rate this article!
Tags: