Perhatikan Kesejahteraan Karyawan

Darnawi SSos

Darnawi SSos
Darnawi SSos, tercatat sebagai salah satu karyawan senior di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Baluran Situbondo. Bayangkan saja, alumnus Universitas Abdurahman Saleh (Unars) Situbondo itu sudah lama berkarir di perusahaan plat merah. Bahkan mampu tembus selama 35 tahun lamanya.
Sebuah waktu yang sangat panjang untuk ukuran perjalanan BUMD milik Pemkab Situbondo. Berbekal pengalaman itu, Darnawi kini bertekat untuk mencalonkan diri sebagai Direktur PDAM masa bakti 2020-2025.
Pria kalem itu menegaskan, dirinya optimis akan terpilih menjadi orang nomor satu di jajaran PDAM Situbondo karena banyak memiliki kemampuan. Diantaranya, sebut Darnawi, ia mampu mengelola dan menganalisa keuangan; mampu menganalisa pendistribusian air kepada pelanggan serta mampu bekerja dalam sebuah tm atau individu.
Selain itu, ujar Darnawi, ia juga mampu menganalisa debit air, mengelola pengadaan barang/jasa serta inovatif dalam bekerja. “Kalau nanti saya terplih menjadi Direktur PDAM Situbondo, satu hal yang akan saya fokuskan adalah meningkatkan kesejahteraan karyawan,” ujar alumni SMAN 1 Situbondo itu.
Pria yang kini masih menjabat Kabag Administrasi dan Keuangan PDAM Situbondo menambahkan, upaya meningkatkan kesejahteraan karyawan bisa ditopang dari naiknya pendapatan pada program pengembangan jaringan dan sarana air serta tambahan pelanggan baru.
Dengan meluasnya jaringan pengguna air di Kabupaten Situbondo, imbuh dia, secara otomatis PDAM akan berhasil menghimpun dana baru. “Sebagian dari dana itu, kami nanti akan proyeksikan untuk kesejahteraan para karyawan,” ulas Darnawi.
Optimisme Darnawi bisa melenggang menjadi Direktur PDAM Situbondo bukan tanpa alasan. Ini karena ia banyak memiliki sertifikat khusus keahlian dibidang air minum. Misalnya, sebut Darnawi, ia kini juga memiliki sertifikat ahli manajemen air minum tingkat muda dari Perpamsi; sertifikat pengadaan barang/jasa pemerintah dari Unair; workshop IT (DPD Perpamsi Jatim); manajemen keuangan PDAM (BPPSPAM); dan sertifikat perencanaan jaringan distribusi (Balai Pelatihan Air Bersih dan PLP). “Terakhir saya juga berhasil mengantongi sertifikat pedoman sistem akuntansi PDAM dari Perpamsi Komda Jatim,” pungkasnya. [awi]

Rate this article!
Tags: