Perkuat Ekonomi Daerah, Tokopedia dan TikTok Adakan Pelatihan UMKM Surabaya

Puluhan pelaku UMKM Surabaya mengikuti acara pelatihan dan workshop, yang diadakan oleh Tokopedia dan TikTok lewat Shop | Tokopedia, dengan tema ‘Upgrade Skill bersama Tokopedia dan TikTok: Selalu Untung lewat Digital’, Rabu (15/05).

Surabaya, Bhirawa.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, UMKM menyumbang 58,36% terhadap Produk Domestik Regional (PDRB) provinsi pada tahun 2022. Sementara, Kota Surabaya memberikan kontribusi paling besar dalam distribusi nilai tambah koperasi dan UMKM di Jawa Timur, yakni Rp215,3 miliar. Guna mendukung upaya peningkatan daya saing bisnis UMKM, Tokopedia dan TikTok lewat Shop | Tokopedia mengadakan pelatihan dan workshop bagi para UMKM Surabaya.

Kegiatan pelatihan dan workshop untuk UMKM Surabaya dengan tema ‘Upgrade Skill bersama Tokopedia dan TikTok: Selalu Untung lewat Digital’ dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, Dr. Andromeda Qomariah, M.M. dan Head of Communications Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tokopedia dan TikTok atas kesediaannya untuk bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur dalam peningkatan kapasitas pelaku usaha di Jawa Timur yang dikemas dalam acara ‘Upgrade Skill bersama Tokopedia dan TikTok: Selalu Untung lewat Digital’. Harapannya, ke depannya kegiatan seperti ini akan terus berkelanjutan dilaksanakan agar UMKM Jawa Timur dapat memanfaatkan digitalisasi tidak hanya di bidang pemasaran, namun juga sisi produksi, keuangan dan manajerial usaha, sehingga pelaku usaha lebih ‘melek’ digital dalam pengelolaan usahanya,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, Dr. Andromeda Qomariah, M.M.

Head of Communications Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan menyampaikan, Tokopedia bersama mitra strategis, termasuk pemerintah, terus berkomitmen mendukung peningkatan kemampuan berusaha para pelaku UMKM Surabaya dan Jawa Timur. “Salah satunya dengan mengadakan kegiatan pelatihan dan workshop. Saat ini, ada sekitar 21 juta penjual, termasuk dari Surabaya dan Jawa Timur, yang telah bergabung di Tokopedia dan Shop | Tokopedia dalam aplikasi TikTok. Kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan platform digital, seperti Tokopedia dan Shop | Tokopedia dalam aplikasi TikTok untuk mengembangkan usahanya,” kata dia.

Pemilik Usaha Saat Senggang by Utterly Me, Mila Wijaya turut menjadi narasumber pada pelatihan dan workshop UMKM Surabaya. Para pelaku UMKM bisa mendapatkan berbagai pengetahuan tambahan dari beragam topik yang relevan dan ramah pemula seputar pengembangan usaha, mulai dari tips dan trik strategi penjualan lewat Tokopedia, cara melakukan promosi yang efektif di TikTok, hingga taktik pembuatan konten video atau live streaming agar bisa mendapatkan hasil yang optimal.

Selain itu, Tokopedia bersama TikTok lewat Shop | Tokopedia juga terus mengusung kampanye Beli Lokal, yang dapat ditemukan baik di aplikasi Tokopedia maupun Shop | Tokopedia pada aplikasi TikTok, sehingga UMKM lokal termasuk dari Surabaya dan Jawa Timur, dapat memperluas jangkauan ke seluruh Indonesia.

“Antusiasme masyarakat terhadap kampanye Beli Lokal menciptakan dampak positif pada penjualan para pelaku UMKM lokal. Pelaku usaha di Surabaya, termasuk UMKM lokal, yang mengikuti kampanye Beli Lokal mengalami rata-rata kenaikan transaksi hampir 1,5 kali lipat jika dibandingkan dengan periode sebelum mengikuti Beli Lokal,” kata Aditia.

Data internal Tokopedia juga mencatat adanya peningkatan volume pesanan 2,5 kali lipat yang terjadi pada kampanye Beli Lokal di Shop | Tokopedia dalam aplikasi TikTok pada Februari 2024 jika dibandingkan rata-rata volume pesanan pada September 2023.

“Lewat berbagai kolaborasi dan inovasi yang telah dilakukan bersama, Tokopedia dan TikTok melalui Shop | Tokopedia berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap ekosistem UMKM lokal, menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis, dan pada akhirnya, menjadikan UMKM lokal menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia,” tutup Aditia.[ca.hel]

Tags: