Perlindungan Pekerja Migran, Perkuat Kerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Himawan Estu Bagijo

Pemprov Jatim, Bhirawa
Jawa Timur berkomitmen dalam memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia. Diantaranya dengan mengupayakan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa TImur, Himawan Estu Bagijo menyampaikan, bentuk kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan harus diperkuat supaya perlindungan pekerja migran yang pergi dan pulang bekerja itu akan tetap mendapatkan perlindungan.

“Tidak hanya pekerja migrannya yang mendapatkan perlindungan, tetapi keluarganya juga ikut terlindungi. Jika misalkan pekerja migran mendapatkan musibah berupa kecelakaan, sakit atau meninggal dunia saat berada di negara dimana mereka bekerja, maka pihak keluarga masih bisa mendapatkan premi santunan,” katanya.

Begitupula disaat pekerja migran tersebut kehilangan pekerjaannya maka ketika pulang kembali ke daerahnya maka masih mendapatkan jaminan. “Hal seperti ini menyangkut tindakan prefentif sebelum mereka pergi, maka harus terkoordinasi dengan outlet2 P3MI yang berada di daerah kantong pekerja migran,” ujarnya.

Selain itu, komitmen Jatim terhadap pekerja migran melalui APBD juga dilakukan pelatihan terhadap 811 pekerja migran yang akan dilatih dan diberikan sertifikasi baik dijabatan informal maupun formal serta membantu sebanyak 1500 pekerja migran yang akan diberikan sertifikasi kompetensi “Kami akan fasilitasi PMI yang sudah berlatih kemudian mensertifikasi “, implementasi perlindungan di jatim terhadap pekerja migran dapat dilakukan sebelum melalui pelatihan, selama dan purna dengan bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan”, katanya.

Untuk perlindungan pekerja migran , lanjut Himawan, akan diselenggarakan Sosialisasi Bersama UU No 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua BP2MI, Benny Ramdani yang rencananya digelar di gedung Setdaprov Jatim, Kamis (18/3). [rac]

Tags: