Persiapan Pileg Beres, Tinggal Cek Saksi di TPS

Pemprov, Bhirawa
Gubernur Jatim Dr H Soekarwo SH, MHum memastikan semua persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 sudah beres. Tinggal pengecekan saksi-saki yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh Jatim.
“Saksi itu sangat penting. Sebab saksi ini yang akan menentukan fairness tidaknya dalam coblosan dan perhitungan di TPS. Setiap TPS harus ada saksinya. Makanya akan dicek by name by address-nya,” kata Soekarwo ditemui di Kantor Gubernur Jatim, Senin (7/4).
Pakde Karwo, sapaan lekat Soekarwo, berharap penyelenggaraan Pileg 2014 di Jatim dapat berjalan aman dan damai. Oleh karena itu, ia berharap kader maupun caleg partai untuk menjaga kondisi Jatim tetap aman dan kondusif seperti sedia kala.
“Pendidikan demokrasi masyarakat Jatim telah dewasa. Mereka tak akan mudah ditipu dengan diiming-imingi materi untuk bisa diarahkan memilih satu golongan. Buktinya selama pilkada diselenggarakan mereka bisa memilih sesuai hati nuraninya,” ungkapnya.
Pakde Karwo juga menyatakan rasa terima kasihnya ke seluruh masyarakat Jatim yang mampu menjaga kondisi dan situasi Jatim tetap kondusif selama 20 hari masa kampanye Pileg 2014. Tidak ada gesekan antara pendukung parpol, bahkan tidak ada copet saat kampanye diselenggarakan.
“Sebagai gubernur, saya mengapresiasi¬† seluruh masyarakat jatim dari berbagai elemen, karena mampu membuat kondisi Jatim kondusif selama masa kampanye Pemilu 2014. Ini menjadi bukti masyarakat Jatim telah dewasa dalam berdemokrasi,” katanya.
Selama 20 hari, kondisi Jatim cukup kondusif, masyarakat mampu membentengi diri untuk tidak terprovokasi bertindak anarkis atau membuat keonaran meski berbeda pandangan politik. Hampir seluruh daerah, kata Pakde Karwo, dijadikan lokasi kampanye akbar oleh semua partai politik, namun tidak ada terdengar gesekan sedikitpun di masyarakat.
Tak kalah pentingnya, Pakde Karwo juga menyatakan terima kasihnya kepada aparat seperti Polri dan TNI yang tidak henti-hentinya dan all out menjaga agar kondisi Jatim tetap aman selama kampanye. “Mudah mudahan iklim ini terus terjaga sampai proses tahapan pemilu ini selesai. Mari kita pertahankan kondisi ini sampai semua tahapan pemilu tuntas,” harapnya.
Sementara itu KPU Jatim memastikan kesiapan pelaksanaan Pileg 9 April mencapai 100% pada H-1 meski sebelumnya sempat ada kendala logistik.
Ketua KPU Jatim Eko Sasmito mengatakan kendala logistik yang sempat terjadi yakni kerusakan surat suara dan proses distribusi logistik ke daerah-daerah.
“Hampir semua sudah beres dengan tingkat kesiapan 99%, kalau ada kekurangan, hari ini (kemarin) juga sedang diselesaikan,” katanya di kantor KPU Jatim.
Dia mengatakan data terakhir, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Jatim yakni sekitar lebih dari 30 juta pemilih yang telah ditetapkan pada H-14. “Tapi sampai sekarang masih terus melakukan pemutakhiran data DPT karena akan selalu berubah, kalau ada pemilih yang meninggal misalnya,” imbuh Eko.
Komisioner Logistik Keuangan KPU Jatim Dewita Ayu Sinta, mengatakan surat suara untuk Pileg Jatim sudah dicetak sejak 18 Januari 2014, tetapi pada sortir pertama terdapat 500.000 surat suara yang rusak dari total 150 juta surat suara.
“Surat suara rusak sudah teratasi dan sudah didistribusikan ke masing-masing kabupaten, tapi hanya Surabaya yang logistiknya belum datang yakni sekitar 2.000 surat suara,” katanya.
Sinta memastikan 2.000 surat suara untuk DPRD Kota Surabaya tersebut akan tiba hari ini (kemarin).
“Terkadang saat surat suara datang, lalu dihitung lagi ternyata ada yang rusak, ada yang kurang, sehingga ada laporan baru kepada kami. Kebutuhan logistik akan berkembang terus, setiap kali ada laporan, kami berusaha memenuhi,” ujarnya.
KPU Jatim, lanjut Sinta, juga menyiapkan surat suara cadangan 2% dari jumlah total seluruh surat suara. Cadangan tersebut diyakini bisa mencukupi kebutuhan jika ada kekurangan atau surat suara rusak yang ditemui pada saat pencoblosan.  [iib.cty]

Tags: