Pertamina Langit Biru Diberlakukan di Kota Probolinggo

Wawali Subri terima Sales Brand Manager Region 5 Pertamina.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Kota Probolinggo, Bhirawa.
Kebijakan perubahan dari premium ke pertalite untuk beberapa SPBU tertentu bakal berlaku pada 15 November mendatang di Kota Probolinggo. “Insyaallah akan ada perubahan terkait SPBU yang mana ada SPBU yang tidak menjual premium dan akan digantikan pertalite. Program tersebut bernama Pertamina Langit Biru,” Hal ini dikatakan Wawali Mochammad Soufis Subri, Minggu (15/11).

Hal ini diungkap saat pertemuan dengan Wawali Subri, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setyorini Sayekti, Kepala DKUPP Fitriawati, Kepala Dishub Sumadi, Sales Brand Manager Region 5 Pertamina Yogi Indra Prasetya, Kabag Perekonomian Heri Astuti, Hiswanammigas DPC Malang Dicky Sampouw, Ketua Pokja Harto Tjahjono perwakilan pemilik SPBU Agus Haryanto.

“Dalam kesempatan ini kami gandeng pertamina untuk memberikan penjelasan secara langsung, kira-kira apa yang menjadi tujuan berubahnya distribusi dari premium menjadi pertalite. Sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya adanya program dari pusat yang mana daerah akan berdampak,” ujar Wawali Subri.

Sales Brand Manager Region 5 Pertamina Yogi Indra Prasetya menjelaskan, rencana program Pertamina Langit Biru yang sudah dijalankan di beberapa daerah di kabupaten/kota di Jawa, Bali dan Madura. Untuk Kota Probolinggo akan dimulai pada 15 November yang secara umum mengganti sebagian besar premium yang ada dinaikkan kelasnya jadi pertalite.

Pertamina meniadakan subsidi premium di lima SPBU digantikan program promo pertalite harga khusus sebesar Rp 6.450 per liter (seharga premium) selama dua bulan ke depan. Sedangkan harga asli pertalite adalah Rp 7650 per liter.

“Ada diskon yang sama sebesar Rp 1200 untuk pembelian pertalite selama 2 bulan terhitung sejak tanggal 15 November. Di bulan berikutnya diskon kami turunkan, jadi tetap diberi diskon tapi nilainya diturunkan,” jelas Yogi.

Lima SPBU yang dapat program promo pertalite dengan harga khusus antara lain SPBU Jalan Lumajang; SBPU Jalan Soekarno Hatta (Pilang); SPBU Jalan Prof Hamka; SPBU Jalan Ikan Belanak (Mayangan); SPBU Jalan Bromo.

Sedangkan dua subsidi yang tetap mendapatkan subsidi premium adalah SPBU Jalan Soekarno Hatta (Kasbah) dan SPBU Jalan Mastrip. “Pertalite kami beri diskon sehingga konsumen premium bisa berpindah ke pertalite. Promo ini tidak ada batasan pembelian namun ada pembatasan konsumen,” ungkap Yogi.

Artinya, subsidi pertalite ini khusus untuk konsumen roda dua, roda tiga dan kendaraan umum. “Mobil pribadi kami harapkan tidak membeli disitu, tapi bentuknya imbauan. Karena ini program promo, maka kendaraan roda empat tidak boleh membeli harga khusus,” jelas Yogi lagi.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Heri Astuti menambahkan, Pemerintah Kota Probolinggo mendukung program Pertamina Langit Biru. Program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat merasakan langsung penggunaan BBM (bahan bakar minyak) dengan kualitas yang lebih baik.

“Ini dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dengan udara yang bersih dan sehat. Salah satunya dengan menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan,” terang Kabag Heri.

Pada kesempatan itu, Pertamina juga mensosialisasikan penggunaan BBM yang ramah lingkungan serta baik untuk kendaraan. Seperti pertalite, pertamax series dan dex-series kepada masyarakat luas khususnya warga Kota Probolinggo.

“Semoga kebijakan ini dapat dipahami oleh seluruh warga Kota Probolinggo. Besar harapan seiring dengan penggunaan BBM yang berkualitas dan rendah emisi ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan, khususnya udara di Kota Probolinggo bisa semakin bersih dan sehat,” tambah Wawali Subri.[wap]

Tags: