Perumda Tirta Kanjuruhan Target Pasang 56 Ribu SR Melalui Program Dana Hibah

Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kab Malang H Syamsul Hadi. [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa
Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang sebelum melaksanakan program hibah air minum dari Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) telah mengikuti Lokakarya Peminatan Program Hibah Air Minum, di Jakarta, pada Selasa (30/3). Sedangkan untuk dana hibah air minum tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022.

Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang H Syamsul Hadi, Rabu (31/3), kepada Bhirawa mengatakan, untuk melaksanakan program hibah air minum dari Kemen PUPR, harus memenuhi empat kunci, yakni memiliki team solid dan kompeten, komunikasi, kebijakan biaya, dan pengendalian resiko. “Kami contohkan, seperti kebijakan biaya lebih murah, memberikan angsuran yang ringan, dan gratis pasang dan pemakian air. “Begitu juga dengan terkait pengendalian resiko, yakni melaksanakan prabaseline dan pra verifikasi, dan membangun aplikasi Sistem Informasi Managemen Hibah (Simbah),” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam menfdapatkan program hibah air minum dari pemerintah, juga harus memenuhi 12 unsur prosedur. Diantaranya, harus ada penyusunan database calon menerima manfaat, pengajuan daftar calon penerima manfaat ke Central Project Management Unit (CPMU), pelaksanaan pra verifikasi oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) dan perbaikannya, lalu kemudian hasilnya dilaporkan melalui aplikasi Simbah. Selanjutnya, harus mengikuti pelaksanaan verifikasi oleh konsultan dan hasilnya dilaporkan ke CPMU, serta mengikuti pelaksanaan uji petik oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang hasilnya dilaporkan ke Provincial Project Management Unit (PPMU) dan CPMU.

Sedangkan, kata Syamsul, rencana pengembangan pelanggan dengan melalui program dana hibah, dirinya memiliki target sambungan rumah program hibah air minum. Seperti pada tahun 2021 harus tercapai 3000 Sambungan Rumah (SR), sehingga total SR hingga tahun 2025 sebanyak 56 ribu SR Sedangkan dalam pemaparan kami di Kemen PUPR, bahwa Perumda Tirta Kanjuruhan sudah memiliki semua persyaratan untuk memdapatkan dana hibah dari pemerintah.

Dan salah satunya, kata dia, adalah sudah memiliki program kinerja hibah air minum, Penyertaan Modal Pemerintah (PMP), sudah memiliki perencanaan Program Hibah Air Minum Tahun 2021-2025, memiliki rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), target SR, dan aplikasi Simbah. Sedangkan perusahaanya sudah memiliki pelanggan sebanyak 133.987 SR, dan untuk pendapatan sebesar Rp 110.857.299. dengan laba Rp 18.251.261. “Dari 33 kecamatan, kini cakupan layanannya masih 38,25 persen,” terangnya.

Perlu diketahui, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang akan membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Malang Selatan. Dan bahkan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu,

sudah dipastikan telah mendapatkan legalitas dan rekomendasi dari Pemerintah Pusat.  Sedangkan  air yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat tersebut dari Kali Lesti, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur dan Sumber Air Kaligoro, Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Sedangkan, kata Direktur Tekni (Dirtek) Perumda Tirta Kanjuruhan  M Haris Fadillah, bahwa pemanfaatan air bersih dari Sumber Air Kaligoro diproyeksikan untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih pada 1.500 pelanggan yang tersebar di dua kecamatan, yakni Gedangan dan Sumbermanjing. Dan untuk saat Sumber Air Kaligoro sudah  mulai kita operasionalkan, dan untuk sementara warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, baru nanti kita distribusikan ke Desa Sumberejo dan Segaran, yang kedua desa tersebut  masuk. [cyn]

Tags: