Petani Jalin Kemitraan dengan Tiga Perusahaan Tembakau

08-tembakau pamekasanPamekasan, Bhirawa
Tiga perusahaan rokok menjalin kemitraan dengan petani tembakau Pamekasan pada musim tanam tembakau tahun ini.
Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pemkab Pamekasan Ajib Abdullah,  ketiga perusahaan rokok yang menjalin kemitraan itu masing-masing perusahaan rokok Sampoerna, Djarum dan perusaan rokok Gudang Garam. “Kalau Sampoerna ini kemitraan yang dijalin dengan petani seluas 2.000 hektare, karena datanya telah masuk ke Dishutbun Pamekasan,” terang Ajib, Kamis (12/6).
Sedangkan, dua perusahaan rokok lainnya, yakni Gudang Garam dan Djarum belum. Namun, keduanya sudah pasti melakukan kemitraan karena sudah berlangsung sejak tahun lalu. Pola kemitraan antara petani dengan perusahaan pabrikan meliputi kemitraan penuh dan kemitraan sebagian.
Sistem kemitraan penuh, ialah sistem kemitraan yang dilakukan antara keduanya sejak awal tanam, hingga memanen tembakau. Dalam sistem ini, pengusaha melakukan pendampingin terhadap petani, memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang pola dan sistem budidaya tembakau.
Pengusaha tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, akan tetapi juga memberikan bantuan tenaga konsultan atau tenaga penyuluh, agar hasil produksi tembakau sesuai dengan keinginan pengusaha. Dalam kemitraan penuh ini, pengusaha terlibat secara langsung, termasuk teknik budi daya dan teknik pemeliharaan selama musim tanam hingga panen tiba.
Sedangkan dalam pola kemitraan sebagian, pengusaha hanya memberikan bantuan modal saja, semisal pupuk atau jenis bantuan lain yang dibutuhkan petani. Pada pola ini, pengusaha tidak memberikan bimbingan teknis budi daya atau menerjunkan penyuluh, hanya ia mengharuskan petani menjual tembakaunya kepada perusahaan yang telah memberikan bantuan modal tersebut.
Akan tetapi meski tidak memberikan bimbingan, pengusaha yang melakukan kemitraan ini sudah memberikan gambaran tentang jenis tembakau yang akan dihasilkan nantinya saat masa panen, termasuk jenis bibit tembakau yang harus ditanam oleh petani tembakau. “Pola kemitraan antara petani dengan pengusaha ini sangat menguntungkan kedua belah pihak,” tutur Ajib Abdullah, menjelaskan.
Sementara itu proyeksi luas areal tanam tembakau di Kabupaten Pamekasan pada musim tanam kali ini seluas 32.205 hektare. Proyeksi luas areal tanam tembakau tahun ini sama dengan musim tanam tembakau tahun lalu.
Ajib Abdullah menjelaskan, proyeksi luas areal seluas itu tersebar di 13 kecamatan  yakni meliputi lahan tegal, perbukitan dan dan lahan persawahan. Untuk lahan perbukitan atau pegunungan proyeksi luas areal lahan tembakau  diperkirakan mencapai 5.734 haktare, tersebar di tujuh kecamatan yakni Kecamatan Kadur seluas 794 hektare, Palengaan 1.077 hektare, Pakong 224 hektare, Waru 1.062 hektare, Batumarmar 896 hektare dan wilayah Kecamatan Pasean seluas 1.070 hektare.
Sedangkan luas lahan tembakau tegal mencapai 15.922 hektare, tersebar di 13 kecamatan dan untuk lahan persawahan mencapai 10.549 hektare. “Jadi setiap tahunnya luas areal tanam tembakau ini tetap. Hanya nanti, yang berbeda adalah realisasinya,” tutur Ajib Abdullah.
Ia menuturkan, dari proyeksi tanam berdasarkan luas areal yang ada, realisasi tanam tembakau di Pamekasan tidak sama, bergantung pada keinginan petani dan musim. “Jika kemarau berlangsung dengan bagus, dalam artian tidak sering hujan, biasanya petani akan banyak yang menanam tembakau,” ujarnya, menjelaskan. Namun, sebaliknya, jika cuaca tidak bersahabat dan sering turun hujan, biasanya petani sangat sedikit yang menanam tembakau. [din]

Proyeksi Tanam Tembakau di Kabupaten Pamekasan
Luas      : 32.205 hektare
Meliputi    : lahan tegal, perbukitan dan persawahan di 13 kecamatan
Rincian    : luas lahan perbukitan diperkirakan mencapai  5.734 haktare
luas lahan tembakau tegal mencapai 15.922 hektare
luas lahan persawahan mencapai 10.549 hektare

Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pamekasan

Keterangan Foto : Lahan tembakau di Pamekasan. Luas areal tanam tembakau pada musim tanam kali ini diproyeksikan seluas 32.205 hektare atau sama dengan musim tanam tembakau tahun lalu. [din/bhirawa]

Tags: