Peternak Sapi Junrejo Minta Keringanan Tunggakan Bank

Para Peternak Sapi Desa Junrejo saat berkumpul dan mengadakan musyawarah dengan pemdes di balai desa setempat terkait penanganan PMK.

Kota Batu, Bhirawa
Kematian sapi akibat terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus terjadi di Desa Junrejo, salah satu desa terdampak PMK di Kota Batu. Hal ini menjadi beban bagi para peternak karena tidak sedikit dari mereka yang memiliki tunggakan di bank. Akibatnya, mereka meminta surat keterangan keringanan kepada Pemerintah Desa (Pemdes).
Sebelumnya, tercatat ada 22 ternak sapi di desa ini yang mati akibat PMK. Jumlah ini terus bertambah, dan yang paling banyak terjadi di RW08 Desa Junrejo. Karyadi, salah satu peternak di RT04, RW08 Desa Junrejo mengadukan ada tiga sapinya yang mati akibat PMK) dan sapinya yang mati terdiri dari dua sapi betina dan satu anak sapi. “Padahal sebelumnya dua sapi pedet milik Karyadi sudah ada yang mati,”ujar Andi Faisal, Kepala Desa Junrejo, Senin (30/5).
Selain Karyadi, ada dua lagi peternak yang kehilangan sapi akibat PMK. Pertama, Abdul Mukti warga RT03 RW08 dimana dua sapinya yang mati terdiri 1 pedet dan 1 sapi betina. Kedua, Suwaji, warga RT04 RW08 yang 4 sapi betinanya juga mati akibat PMK.
Ketiga peternak ini mengadu ke Pemdes Junrejo bahwa mereka memiliki tunggakan di bank. Rencananya, sapi dewasa yang mati ini akan dijual di Hari Raya Iduladha, dan hasilnya akan digunakan untuk melunasi tunggakan di bank tersebut.
Dengan matinya sapi yang dimiliki, otomatis para peternak ini tidak memiliki simpanan lagi untuk melunasi tunggakan bank. Akhirnya, mereka mengadu dan meminta surat keterangan keringanan ke Pemdes.
“Pemerintah Desa Junrejo memberikan surat keterangan untuk peternak. Dan diharapkan dengan surat ini pihak perbankan bisa memberikan keringanan atau kelonggaran kepada peternak dalam melunasi pinjamannya,”jelas Andi.
Sebelumnya, Pemdes Junrejo juga telah mengumpulkan para peternak sapi di desa tersebut untuk diberikan pengarahan terkait penanganan PMK. Mereka diajak bermusyawarah untuk menentukan langkah yang tepat agar wabah PMK tak semakin meluas khususnya di Desa Junrejo. Dan sesuai permintaan peternak, Pemdes akan memfasilitasi untuk mempertemukan peternak dengan Muspika Junrejo, Dinas terkait dan KUD.
Peternak mengaku membutuhkan dukungan Polsek, Petugas Kesehatan Hewan, dan Dinas terkait (DPKP) untuk memberikan surat keterangan untuk sapinya yang sehat dan atau akan disembelih. [nas.wwn]

Tags: