PGRI dan Ka Kwarcab Pramuka Serahkan Bantuan Terdampak Banjir

Wabup Timbul serahkan bantuan pada korban banjir. [wiwit agus pribadi]

Probolinggo, Bhirawa
Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dasmen) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Probolinggo, menyerahkan bantuan untuk warga Kecamatan Gending yang terdampak banjir. Tak ketinggalan Kwarcab Pramuka berikan bantuan untuk korban banjir.
Bantuan berupa 62 dos mie instan ini diserahkan di SDN Gending 2 Kecamatan Gending. Bantuan dihimpun secara spontanitas dari peserta didik lembaga TK PGRI dalam naungan YPLP Dasmen PGRI Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan ini diawali dengan senam bersama para guru se-Kecamatan Gending yang dimotori Perempuan PGRI Kabupaten Probolinggo. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan secara simbolis kepada warga terdampak banjir.
Ketua YPLP Dasmen PGRI Kabupaten Probolinggo, Akhmad Arief Hermawan, Senin (2/3) menjelaskan, penyerahan bantuan untuk korban terdampak banjir di Kecamatan Gending ini bertujuan untuk meringankan beban korban bencana banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter, menanamkan budaya empati dan peduli pada sesama.
Arief menjelaskan, YPLP Dasmen PGRI Kabupaten Probolinggo memiliki 46 lembaga TK PGRI dan 5 KB PGRI. Mereka mengumpulkan mie instan secara sukarela untuk korban terdampak banjir yang ada di Kecamatan Gending.
“Mudah – mudahan kegiatan ini mampu meringankan beban masyarakat terdampak banjir. Namun yang paling utama, semoga ke depan Kabupaten Probolinggo terbebas dari banjir atau bencana yang lebih besar,” harapnya.
Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo, Purnomo menyampaikan ucapan terima kasih atas prakarsa para pengurus YPLP yang sudah mengumpulkan bantuan dari anak-anak TK PGRI, sebagai bentuk empati terhadap sesama yang tertimpa musibah dan penguatan pendidikan karakter.
“Alhamdulillah, kegiatan perempuan PGRI bisa semakin berarti karena ada paduan kegiatan positif yaitu penyerahan bantuan mie instan kepada para terdampak banjir. Semoga dapat memperingan beban keluarga yang terdampak banjir,” harapnya.
Purnomo menerangkan penyerahan bantuan bagi korban terdampak banjir ini merupakan salah satu upaya untuk melatih empati, serta pendidikan karakter bagi anak-anak TK PGRI se-Kabupaten Probolinggo untuk bisa membantu korban banjir di Kecamatan Gending.
“Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan senam bersama oleh Perempuan PGRI Kabupaten Probolinggo, dalam rangka meningkatkan kebersamaan sesama perempuan anggota PGRI dan menunjukkan eksistensi perempuan PGRI, serta kesamaan gender bahwa perempuan juga mampu berkiprah di lembaga manapun,” tuturnya
Sebagai bentuk peduli bencana, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo memberikan bantuan sosial bagi keluarga korban banjir Hengki Kurniawan, warga Dusun Gunung Tugel RT/17 RW/04 Desa Curahtulis Kecamatan Tongas yang meninggal dunia setelah terseret arus sungai akibat hujan deras yang terjadi di desa itu, Jumat (28/2).
Bantuan diserahkan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo, Kakak Drs HA Timbul Prihanjoko kepada Saturan yang merupakan orang tua dari Hengki Kurniawan. Bantuan sosial yang diberikan merupakan sumbangsih jiwa sosial Gerakan Pramuka di Kabupaten Probolinggo dari tiap gugus depan melalui Kwarran dan diserahkan kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo. Bantuan sosial berupa uang tunai diserahkan Kakak Timbul kepada orang tua korban Saturan.
Korban hanyut akibat arus air sungai yang datang secara tiba – tiba pada saat pulang sekolah. Padahal guru pendidik tidak memperkenankan untuk pulang dahulu sebelum dijemput oleh orang tuanya. Hengki Kurniawan yang dikenal dengan panggilan sehari-harinya Diki merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Saturan dan Nursiyah.
Kakak Timbul berharap kepada keluarga korban untuk bersabar, dan tabah atas musibah yang dialaminya. Sekaligus turut berbelasungkawa atas kejadian yang dirasakan keluarga. Bantuan ini sebagai wujud kemanusiaan dan bentuk jiwa sosial inisiatif dari Anggota Pramuka yang ada di Kabupaten Probolinggo. ”Jiwa sosial yang tumbuh dari Anggota Pramuka merupakan sebuah upaya untuk meringankan penderitaan khususnya bagi korban musibah bencana,” tambahnya. [wap]

Tags: