Pilkada Desember 2020 Terganjal 541 Kecamatan Sulit Diakses Internet

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta, Bhirawa.
Sebanyak 541 kecamatan di pelosok Indonesia, terkendala akses untuk Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dalam Pilkada 2020 ini. Seperti di Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara dan sejumlah provinsi lainnya.

“Mengatasi kendala tersebut, KPU dan KPUD provinsi, kabupaten/kota, hendaknya memeta kan titik koordinat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tidak memiliki akses internet. Guna menyusun mitigasi dan mencari solusi terbaik. Seperti bekerjasama dengan KemenKominfo, untuk melakukan quality of service di beberapa titik pelaksanaan Pilkada. Sehingga dapat dibantu/ dibangun penguatan jaringan internet,” panjang lebar saran Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Senin (2/11) dalam upaya mengatasi kendala Pilkada Desember 2020, mendatang.

Ketua MPR RI mendorong KPU untuk menyusun aturan pengecualian dan sistem cadangan dalam proses Rekapitulasi. Jika aplikasi Sirekap tiba-tiba tidak dapat berfungsi, khususnya didaerah minim akses jaringan internet. Sebagai upaya menghadapi potensi kendala yang mungkin terjadi. Mengingat, bila Sirekap tidak berfungsi, dapat mengakibatkan Rekapitulasi tidak dapat dilakukan. Atau rekapitulasi tidak selesai atau tertunda.

“KPU hendaknya terus menyempurnakan sistem Sirekap. Baik hardware dan software Sirekap, regulasi, infrastruktur dan kemampuan personel. Serta memastikan, setiap TPS terjangkau layanan telekomunikasi agar petugas penyelenggara Pemilu dapat menggunakan aplikasi Sirekap dengan maksimal dalam pelaksanaan Pilkada 2020, ini,” pesan Bambang Soesatyo. [ira]

Tags: