Pilkada di Masa Pandemi, KPU Kabupaten Ponorogo Gelar Simulasi

KPU Ponorogo menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Tambak Kemangi Resort Ponorogo, Sabtu (21/11).

Ponorogo, Bhirawa
KPU Ponorogo menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Tambak Kemangi Resort Ponorogo, Sabtu (21/11).

Plt Bupati Ponorogo Soedjarno mengatakan, suasasa pelaksanaan Pilkada berbeda karena adanya pandemi Covid-19. Simulasi ini berguna sebagai pembelajaran bagi petugas dan masyarakat.

“Guna mencegah penyebaran Covid-19 pada saat Pilkada, mekanisme penerapan Protokol Kesehatan harus berjalan dengan baik. Simulasi ini sangat penting dilaksanakan karena untuk pembelajaran,” terang Soedjarno.

Setidaknya ada 12 hal baru dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di masa pandemi Covid-19. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan Pilkada diharapkan tidak menimbulkan klaster baru Covid-19 di Ponorogo.

“12 hal yang baru dalam pelaksanaan Pilkada di masa pandemi diantaranya yaitu pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, penyelenggara memakai APD, jaga jarak, bilik khusus TPS, dan penjadwalan waktu sehingga tidak terjadi kerumunan masa,” jelas Miftahur Rozak, Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim.

“Hal ini perlu disosialisaikan, perlu disimulasikan, sehingga penyelenggara, pemilih, dan kontestan yang diwakili saksi mengetahui bagaimana proses pemungutan dan penghitungan suara di masa pandemi,” tambah Miftahur Rozak.

Simulasi ini dilakukan dengan mengundang 340 pemilih asli dari Kelurahan Tonatan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Ada 4 kabupaten / kota di Jatim yang menggelar simulasi serentak ini, yaitu Ponorogo, Pasuruan, Blitar, dan Mojokerto. (yan)

Tags: