Pilkada Serentak Diharapkan Selesai Desember 2015

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Jakarta, Bhirawa
Kemendagri siap mendukung Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan Pilkada serentak pada 2015. Namun, pemerintah menginginkan semua tahapan selesai termasuk pelantikan pada Desember 2015.
“Kalau mau, ya Desember serentak dilantik. Memang KPU minta dipertimbangkan waktunya seandainya terjadi putaran kedua, tapi kami berharap sebaiknya 2015 semuanya selesai,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo di kantornya di Jakarta, Rabu (12/11).
Menurut dia, unsur keserentakan itu akan tercapai bila tahapan Pilkada dan pelantikan dilakukan pada tahun yang sama. Dengan begitu, kepala daerah yang dipilih serentak akan dilantik serentak dan berakhir masa jabatannya pada waktu yang sama.
Karena itu, Tjahjo berharap DPR segera membahas Perppu Nomor 1 Tahun 2014 sebagai landasan hukum penyelenggaraan Pilkada langsung. Dengan begitu, percepatan penyiapan pelaksanaan Pilkada bisa dilakukan tanpa ada kekhawatiran terjadi perubahan norma hukum.
Kemendagri, ungkapnya, telah menginstruksikan ke pemerintah daerah di delapan provinsi dan 196 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada 2015. Mereka diminta menyiapkan anggaran sesuai dengan tahapan yang diatur Perppu. “Makanya kami berharap DPR segera bahas Perppu, sebaiknya 2015 semuanya selesai,” ujarnya.
Sementara itu DPR RI berjanji akan membahas Perppu Nomor 1 Tahun 2014 terkait Pilkada Langsung beserta keputusannya  pada Januari 2015, menyusul adanya islah antara Koalisi Merah Putih (KMP) dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Karenanya hingga saat ini belum dapat dipastikan, apakah dalam  Pilkada 2015 akan dilaksanakan secara langsung oleh rakyat atau tidak langsung oleh dewan.
Sementara itu Ketua DPR RI Setya Novanto menegaskan DPR RI akan segera melakukan pertemuan bersama pemerintah pada tahun persidangan pertama tepatnya Januari 2015 untuk membahas seluruh surat yang masuk terutama Perppu No 1 Tahun 2014 terkait Pilkada. Dari situ nantinya akan dilakukan evaluasi dan mudah-mudahan Januari atau Februari 2015 sudah ada keputusan.
“Yang pasti pada Januari 2015, kami sudah bisa memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat terkait Perppu No 1 Tahun 2014 tentang Pilkada. Namun yang pasti setelah adanya islah ini, kami akan membahas surat-surat yang masuk sekaligus melakukan evaluasi. Diharapkan antara Januari sampai Februari sudah ada keputusan dan tinggal diserahkan kepada komisi yang membidanginya,”lanjut politisi Partai Golkar di sela-sela acara Parlimentary Even on MDGs Acceleration and Post 2015 di Hotel Shangri-La, Rabu (12/11).
Di tempat yang sama Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengakui jika Perppu No 1 Tahun 2014 akan segera dibahas, tepatnya pada tahun persidangan pertama 2015. Karenanya hingga saat ini belum bisa dipastikan, apakah Pilkada akan dilaksanakan secara langsung atau tidak langsung. Ini karena pembahasan di komisi belum bisa dilaksanakan.
“Jadi kami belum bisa mengatakan, apakah Pilkada nanti akan dilakukan secara langsung atau tidak langsung. Sesuai jadwal, pembahasan masalah Perppu  No 1 Tahun 2014 baru dilaksanakan pada Januari 2015. Diharapkan Januari juga sudah ada keputusan,”tambahnya.
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Soepriyatno menegaskan Gerindra tak mempermasalahkan apakah Pilkada nantinya dilaksanakan secara langsung atau tak langsung. Mengingat Gerindra sudah mempersiapkan dua skenario. Tapi yang jelas KMP akan terus bersatu dan solid dalam mengusung cabup/cawalinya.
“Namun semua ini juga tak lepas dari kondisi tiap-tiap daerah. Artinya KMP akan tetap solid, meski di salah satu wilayah pemenangnya PDIP atau PKB. Sebaliknya, jika dari kubu Indonesia Hebat meminta kita berkoalisi, kitapun siap. Itu artinya KMP di pusat tidak otomatis berlaku di derah,”papar pria yang juga anggota Komisi XI DPR RI ini.
Sedang Ketua DPD Partai Demokrat Jatim  Dr H Soekarwo menegaskan di Jatim tidak mengenal KMP, tapi yang dikenal hanyalah Koalisi Jatim. Dalam menghadapi Pilkada di Jatim, Partai Demokrat akan berkoalisi dengan semua parpol yang  di Jatim. ”Yang pasti kami akan berkoalisi dengan semua partai yang ada. Dan tentunya yang kita cari dan dapatkan adalah kemenangan,”papar Soekarwo yang juga Gubernur Jatim ini. [cty]

Tags: