Pj Bupati Jombang Tebar 5000 Benih Gurami

Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Sugiat saat menebar benih ikan di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Rabu (29/11).

Jombang, Bhirawa.
Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Sugiat menebar benih ikan yakni, 8000 ekor benih Ikan Wader dan 5000 ekor benih Ikan Gurami di aliran Sungai Konto di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang, Rabu (29/11).

Kegiatan ini disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yayuk Sugiat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jombang, Camat Peterongan dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Peterongan, Kepala Desa Bongkot, serta Pokmaswas Perikanan setempat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan Restocking dan Sosialisasi Peran Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perikanan Dalam Pelestarian Perairan Umum Daratan (PUD) bertempat bantaran Sungai Konto di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang.

Pj Bupati Jombang Sugiat mengatakan, pembangunan nasional pada sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu sektor penting dan strategis dalam mewujudkan tiga pilar pembangunan nasional yang terdiri atas pertumbuhan ekonomi (pro-growth), penciptaan lapangan kerja (pro-job), dan pengurangan kemiskinan penduduk (pro-poor).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang sebagai tindak lanjut dari program Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait dengan pelestarian sumber daya hayati perikanan.

Potensi perairan umum daratan di Kabupaten Jombang terdiri dari sungai sepanjang 355 Km dan waduk seluas 42,04 Ha. Produksi hasil tangkap tahun 2019 sebesar 170,1 ton dan tahun 2022 sebesar 150,8 ton.

“Produksi hasil tangkap mengalami penurunan yang cukup signifikan, hal ini disebabkan oleh kegiatan penangkapan yang dilakukan secara terus menerus (over fishing) dan kegiatan penangkapan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, sehingga menyebabkan kerusakan habitat sumber daya perikanan yang ada di perairan umum,” papar Penjabat Bupati Jombang.

Oleh karena Penjabat Bupati Jombang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian sumber daya perairan umum, khususnya yang ada di sungai dengan cara melaksanakan kegiatan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan dan melaksanakan kegiatan restocking secara berkelanjutan. [rif.gat]

Tags: