Pj Bupati Sidoarjo Buka Festival Usaha Mikro Non Tunai

Pj Bupati Hudiyono sedang memantau proses transaksi non tunai. [achmad suprayogi/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Peluhan perwakilan warga se Kecamatan Buduran Sidoarjo telah menggelar hasil karyanya atau produksinya untuk mengikuti Festival Usaha Mikro, yang dibuka langsung oleh Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono, pada Selasa (1/12) di Lapangan Desa Wadungasih Buduran Sidoarjo.

Prosesi pameran di tiap-tiap desa hanya diperbolehkan 4 stan, jadi dibatasi hanya 60 stan dan dilakukan dengan penerapan SOP Protokol Kesehatan secara ketat, serta dilakukan gerakan ‘Jangan Kendor Menerapka n 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak)’ untuk seluruh peserta maupun tamu undangan dan pengunjung lainnya.

Plt Camat Buduran Aan Alifauziansyah mengatakan menariknya kegiatan ini adalah proses transaksinya sudah bisa dilakukan dengan cara non tunai. Pihaknya telah bekerjasama dengan beberapa bank, untuk memfasilitasi mereka agar lebih mudah mengontrol keuangannya. “Jadi proses adminitrasinya nanti bisa terkontrol dengan baik, pengelolaan keuangan terlihat dengan jelas. Berapapun keluar masuknya uang bisa terkontrol dengan baik pula, tercatat pula dengan baik. Jadi dengan sangat mudah dikontrol melalui HP masing-masing,” jelas Aan.

Mereka para pelaku usaha mikro ini sebelumnya juga telah diberikan edukasi terlebih dahulu. “Bagaimana manfaatnya bila menggunakan transaksi non tunai, dan bagaimana cara mengoperasikan aplikasinya. Selain itu juga mengobati mereka yang sudah lama tidak bisa melakukan penjualan dengan baik,” jelasnya.

Pj Bupati Sidoarjo usai keliling meninjau stan menuturkan, bahwa pemerintah tetap mendukung kegiatan yang meningkatkan ekonomi warga, namun harus tegas diprioritaskan tentang protokol kesehatan.

Ia berterimasih kepada camat yang telah menghidupkan pundi-pundi perekonomian di wilayah Kecamatan Buduran ini. “Saya sangat mengapresiasi yang tinggi ke warga, khususnya penggiat UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Karena UMKM adalah penyumbang 40 persen PAD Sidoarjo disamping industri besar,” jelas Hudiyono.[ach]

Tags: