Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Nyatakan Ekonomi Harus Bangkit Pasca Pandemi

Hudiyino. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Semua kalangan masyarakat di Kab Sidoarjo jangan sampai terjebak dalam zona nyaman. Meski saat ini dalam masa pandemi Covid-19 ini, kondisi pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo, masih bagus dalam rata-rata Kab/Kota di Provinsi Jawa Timur maupun rata-rata Nasional.

Tetapi semua kalangan masyarakat khususnya pelaku ekonomi di Sidoarjo harus inovasi dan kreatip dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang ada.

Demikian diingatkan oleh Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono, saat membuka acara seminar economi outlook 2021, yang digelar Bappeda Kab Sidoajo, Rabu (18/11) kemarin, di Aston Hotel Sidoarjo.

“Kita semua, pelaku ekonomi, jangan enak-enakkan, harus terus kreatif, menumbuhkan peluang usaha,” katanya dihadapan undangan dari unsur pengusaha, UMKM, OPD Sidoarjo terkait, civil society dan akademisi.

Dikatakan Hudiyono, Kab Sidoarjo mempunyai potensi pertumbuhan ekonomi yang significant usai pandemi Covid-19 ini. Dirinya menyebut, diantaranya karena mempunya sumber daya manusia yang potensi.

Capaian pembangunan manusia di Sidoarjo pada tahun 2019 lalu, tumbuh 0.692% lebih cepat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Capaian pembangunan manusia di Sidoarjo ini urutan keempat terbaik di Provinsi Jawa Timur.

Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Sidoarjo, lebih tinggi dibanding dengan pertumbuhan ekonomi daerah Jawa Timur dan Nasional. Prosentsenya 5.5%. Meskipun pertumbuhannya masih fluktuatif. PDRB Sidoarjo, terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Kemiskinan di Kab Sidoarjo, lanjut Hudiyono, dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Pada tahun 2019 lalu, ada sebesar 5.32%. Prosentase penduduk miskin, dapat menjadi indikator adanya kenaikan tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Pendapatan masyarakat Sidoarjo rata-rata setahun sampai Rp94 juta. Sedangkan rata-rata Jawa Timur Rp54 juta, juga gab antara kaya dan miskin sebesar 0.37%. Itu kondisi sedang. Artinya perbedaan antara kaya dan miskin tidak terlalu jauh,” kata Hudiyono.

Menurut ia, saat ini Kab Sidoarjo masih berada dalam status zona orange dalam masa pandemi Covid-19 ini. Kalau sudah bisa menjadi zona kuning maka selain status penularan Covid-19 aman tentu saja kegiatan ekonomi di Sidoarjo akan ikut aman atau bangkit.

Diakui juga, untuk menuju zona kuning tersebut banyak tantangan berat. Namun masyarakat diminta supaya tetap optimis. Sebab optimis itu adalah obat untuk menuju sukses. Kalau pesimis justru akan drop dan tidak semangat.

Hudiyino mengajak masyarakat Sidoarjo tetap semangat karena tingkat kesembuhan Covid-19 di Kab Sidoarjo terus naik. Saat ini sebesar 92.34%. Prosentase ini lebih besar dari rata-rata Jawa Timur dan Nasional.

“Tingkat kematian juga menurun,” ujarnya.

Apabila Sidoarjo, dalam 2 Minggu ini terus tetap bisa menjaga diri, dari adanya pasien baru dalam sehari tidak sampai lebih dari 10 pasien, maka akan bisa segera berubah dalam zona kuning.

“Kalau Covid-19 di Sidoarjo sudah aman, Insya Allah kegiatan ekonomi di Sidoarjo akan kembali aman juga seperti semula,” ujarnya. (kus)

Tags: