PKK Seriusi Tingginya Kasus HIV/AIDS di Jember

6-foto A efi-1Jember, Bhirawa
Tingginya kasus HIV/AID yang sudah menyerang kalangan remaja di Kabupaten Jember, menjadi perhatian serius Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember. Organisasi wanita ini  menggelar Seminar Pola Asuh Anak/Remaja dan Pemahaman Ketrampilan Hidup (Life Skill and Parenting Skill) bagi pengurus TP PKK, Pengurus PKK kecamatan, dan anggota Pusat Informasi dan Konsultasi Remaja (PIK-R), di Aula PB. Sudirman Pemkab Jember, kemarin.
Seminar yang yang menghadirkan pembicara Suhadi Fadjaray ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pengurus PKK akan pentingnya pola pembinaan anak, di dalam keluarga. “Pembinaan dalam Keluarga merupakan dasar fundamental dalam pembinaan anak,” ujar kata Wakil Ketua II TPP PKK Kabupaten Jember Hamdanah Ustman.
Hamdanah mengatakan bahwa, tingginya angka kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, dan seks bebas, menjadi keprihatinan tersendiri bagi pengurus TP PKK Jember. Pasalnya, anak-anak dan remaja merupakan asset masa depan bangsa. “Mereka (remaja-red) itu aset bangsa, calon pemimpin dan penerus bangsa. Sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga masa depan mereka,” katanya.
Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk membenahi pola pendidikan anak dan remaja untuk mempersiapkan generasi berprestasi di masa mendatang. “Ketika terjadi kenakalan remaja, maka muncul pertanyaan, apakah lingkungan pergaulan anak-anak yang salah, ataukah cara pembinaan anak dalam keluarga masih kurang tepat?” ujarnya.
Menurutnya, orang tua tidak boleh hanya menyalahkan anaknya atas berbagai kenakalan remaja yang terjadi. Namun, perlu adanya introspeksi atas pola pembinaan anak yang telah dilakukan dalam keluarga. “Orang tua tidak boleh terlena dengan kesibukannya sendiri, dan mengganti perhatian kepada anaknya dengan materi. Karena, anak-anak tentunya sangat membutuhkan cinta dan kasih sayang orang tuanya, yang tidak dapat digantikan dengan materi apapun,” terangnya.
Melihat kondisi seperti ini,TP PKK Kabupaten Jember, lanjutnya Hamdanah, mencoba untuk memulai membentuk keluarga sebagai lembaga yang menanamkan nilai-nilai pendidikan kepada anak-anaknya, mulai dari aqidah, syariah, dan akhlak. “Sehingga keluarga mampu mengantar anak-anaknya menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, berkepribadian yang unggul, kreatif, dan inovatif,” pungkasnya. [efi]

Caption Foto: Wakil Ketua II TPP PKKKab Jember saat membuka Seminar Pola Asuh Anak/Remaja dan Pemahaman Ketreampilan Hidup di Aula PB Sudirman, kemarin. [efi/bhirawa]

Tags: