Plt Bupati Jember Kembalikan 367 Pejabat Ke Jabatan Lama

Plt.Bupati Jember H.Abdul Muqit Arief didampingi Sekkab Mirfano saat menyerahkan SK pengembalian jabatan kepada 367 pejabat dilingkungan Pemkab Jember, Jum’at (13/11).

Karangan Bunga Ucapan Hiasi Pagar Pemkab
Jember, Bhirawa
Sekitar 367 pejabat dilingkungan pemkab Jember, dikembalikan ke posisi jabatan awal oleh Plt Bupati Jember H. Abdul Muqit Arif diaula PB Sudirman Pemkab Jember, Jum’at (13/11). Pasalnya, para pejabat yang dilantik bulan Januari 2020 oleh Bupati non aktif Faida, tidak sesuai dengan aturan yang ada (SOTK 2016).

Kegaduhan persoalan SOTK ini dirasakan oleh H.Muqit Arief yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Bupati Jember. Sejak dilantik sebagai Plt Bupati Jember, pengasuh ponpes Al Falah ini berupaya untuk mengembalikan SOTK sesuai dengan peraturan yang ada.

“Saya melakukannya sangat hati-hati, karena menyangkut nasib saudara-saudara saya yang menjadi ASN. Sehingga konsultasi dengan Inspektorat Propinsi Jatim, minta arahan Gubernur dan Kementrian Dalam Negeri sudah dilakukan. Sehingga pertanyaan saya kepada belia-beliau, apa yang harus saya lakukan untuk menyelesaikan persoalan ini. Atas dasar itu, kami melaksanakan rekomendasi Mendagri melalui Gubernur ini, untuk mengembalikan pejabat yang dilantik Januari 2020 ke jabatan sebelumnya,” tandasnya.

Menurut Plt Bupati Muqit, upaya mengembalikan SOTK 2016 ini merupakan hal yang terpenting bagi Pemkab Jember. Karena kita segera berinisiasi dengan DPRD Jember untuk segera melakukan pembahasan APBD.

“Ini pintu masuk bagi kami, untuk segera membahas APBD sesuai dengan peraturan yang ada,” tandasnya.

Plt Bupati Muqit juga mengaku akan segera mengisi jabatan OPD yang masih kosong dengan melantik Plt.

“Ada 13 OPD yang belum terisi. Secepatnya kami akan segera mengisi jabatan yang lowong tersebut dengan pejabat pelaksana tugas (Plt),” tandas Muqit Arief didampingi Sekkab Jember Mirfano.

Sementara, Sekkab Jember Mirfano mengaku, awalnya ada 385 pejabat yang akan dikembalikan ke jabatan lama. Namun setelah diperiksa secara administratif, ada satu pejabat yang meninggal dunia dan lima nama ganda. Sehingga, total 379 pejabat yang seharusnya dikembalikan.

“Dari 379 itu, ada 12 yang tidak kami kembalikan pada saat ini. Mereka adalah empat pejabat di inspektorat dan delapan pejabat yang sebelumnya memiliki jabatan di Dispenduk. Mereka mendapatkan rekomendasi dari Mendagri. Sehingga yang kami undang hari ini 367,” jelas dia

Ucapan selamat dari elemen masyarakat banyak terpasang di pagar Pemkab Jember, Jum’at (13/11).

Ucapan Terima Kasih
Pengembalian jabatan para pejabat dilingkungan Pemkab Jember ke Jabatan semula, mendapat support dari berbagai elemen masyarakat. Mereka mengirim ucapan terima kasih kepada Mendagri, Gubernur dan Plt Bupati Jember yang dipasang di depan kantor Pemkab Jember.

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Lira (Lumbung Inspirasi Rakyat) Kabupaten Jember H. Achmad Sudiyono kepada Bhirawa kemarin. Achmad mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jawa Timur, Plt. Bupati Jember, yang telah bersusah payah membenahi sistem pemerintahan di Jember.

“Untuk menghasilkan solusi yang terbaik ini tidak gampang, dibutuhkan waktu dan pikiran yang ektra. Dan Alhamdulillah, hari ini sistem dan tata kelola pemerintahan di Jember sudah sesuai dengan peraturan yang ada,” ujar Achmad Sudiyono.

Sebagai wakil masyarakat Jember, Achmad mengucapkan terima kasih kepada Mendagri, Gubernur, pejabat dilingkungan Kemdagri dan Plt. Bupati yang telah mengembalikan sistem pemerintahan yang sesuai dengan aturan yang ada.

“Pemkab Jember ini bukan kerajaan, yang semaunya membuat aturan. Jember merupakan bagian dari Jawa Timur dan NKRI, sehingga semua peraturan dan perundangan harus sesuai dengan aturan diatasnya. Mulai Sabang sampai Merauke semua peraturan dari atas hingga ke bawah satu kesatuan. Tidak boleh ada kerajaan kecil seperti di Jember” tandas Bupati Lira (NGO) di Jember.(efi)

Tags: