PMI Kabupaten Tulungagung Sudah Bisa Layani Donor Plasma Konvalesen

Petugas UTD PMI Tulungagung mengambil plasma konvalesen pendonor untuk pertama kalinya, Rabu (3/3).

Tulungagung, Bhirawa
Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Tulungagung mulai Rabu (3/3) sudah dapat melayani pendonor yang ingin mendonorkan plasma konvalesen. Saat ini dalam sehari PMI Tulungagung dapat melayani lima pendonor plasma konvalesen.

“Mulai hari ini (Rabu, 3/3) di UTD PMI Tulungagung sudah bisa melakukan transfusi plasma konvalelesen sendiri,” ujar Kepala UTD PMI Tulungagung, dr Rukmi, Rabu (3/3) siang.

Pelayanan donor plasma konvalesen di UTD PMI Tulungagung ini, menurut dr Rukmi, setelah mereka mendapat alat mesin donor plasma konvalesen sebanyak satu unit. “Dengan satu unit mesin tersebut kami bisa melayani dalam satu hari lima orang pendonor,” sambungnya.

Selanjutnya mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung ini membeberkan untuk hari pertama layanan donor plasma konvalesen sudah ada dua dari lima pendonor yang melakukan transfusi plasma konvalesen. Mereka masing-masing diambil plasma konvalesen-nya sebanyak dua kantong.

“Yang sudah ikut seleksi untuk donor konvalesen di UTD PMI Tulungagung sebanyak sembilan orang, tetapi yang lolos seleksi hanya lima orang. Mereka yang tidak lolos karena titer antibodinya kurang. Tidak memenuhi syarat,” paparnya.

Dokter Rukmi belum bisa memastikan kebutuhan plasma konvalesen untuk Tulungagung. Meski ia menandaskan plasma konvalesen dari pendonor di UTD PMI Tulungagung diutamakan untuk Tulungagung.

Sementara itu, Ahmad Samsuri, salah seorang pendonor plasma konvalesen di UTD PMI Tulungagung mengungkapkan dirinya tergerak mendonorkan plasma konvalesen semata untuk membantu pasien yang terpapar Covid-19. “Saya penyintas Covid-19 yang baru sembuh pertengahan Januari lalu. Dan sebagai penyintas saya ingin ada manfaatnya bagi orang lain,” katanya.

Ia yang seorang guru di salah satu SMPN di Tulungagung mengaku sebelumnya sudah sering kali melakukan donor darah. “Sekarang ada donor plasma konvalesen saya ikut juga. Kan eman-eman kalau tidak didonorkan,” terangnya.

Samsuri berharap selalu dalam keadaan sehat setelah melakukan donor plasma konvalesen. Apalagi dalam dua minggu kedepan ia bisa lagi melakukan donor plasma konvalesen.

“Mudah-mudahan sehat terus. Nanti dua minggu lagi kalau bisa donor saya akan donor lagi,” tuturnya. (wed)

Tags: