PMK Surabaya Segera Tambah Titik Hidran

2- kebakaran di Pasar Keling. geh (2)Pemkot Surabaya, Bhirawa
Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya menargetkan pada tahun 2015 akan menambah keberadaan sumur hidran. Penambahan ini diprioritaskan di tengah Kota Pahalawan, agar dalam penanganan kebakaran bisa dilakukan secara efektif.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya, Candra Oeratmangun  mengatakan bahwa penambahan sumur hidran mencapai 30 titik lokasi pada tahun ini. Penambahan sumur hidran diharapkan memudahkan upaya petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api.
” Kami masih terus koordinasi dengan teman-teman dari PDAM terkait hal itu. Penambahan sumur hidran yang lokasinya di tengah Kota itu sangat signifikan terkait manfaatnya,” terang Chandra ketika dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (11/1).
Menurutnya, persoalan keberadaan hidran menjadi pembahasan dua lembaga antara PMK dan PDAM. Sebab, tambah Chandra, hidran di tengah Kota diharapkan secara teknis aliran airnya lebih deras dan kencang.
” Persoalan teknis itulah yang sedang kami bahas dengan teman-teman dari PDAM,” tambahnya.
Saat ini, sumur-sumur air di Surabaya jumlahnya mencapai lebih dari 220 titik yang tersebar di seluruh Kota Surabaya. lokasinya yang berada di tengah Kota perlu ditambah dengan pemasangan hidran.
” Makin banyak sumur, maka akan semakin baik. Sehingga kami tidak kebingungan saat mencari air ketika kebakaran terjadi. Idealnya memangmasih harus bertambah jumlah sumur hidrannya,” ujar Kepala PMK perempuan pertama di Surabaya ini.
Saat ini, petugas pemadam yang dimiliki Kota Surabaya berjumlah 578 orang. Mereka terbagi dalam 19 pos dengan rincian, lima pos UPTD, dan 13 pos pembantu serta satu pos yang baru dibuka di titik pusat Kota, tepatnya di Rusun Grudo. Sedangkan, armada yang dimiliki PMK Surabaya berjumlah 46 unit dan 15 unit mobil penunjang operasional.
Sementara itu terjadi kebakaran di Jalan Pacar Keling IV no 1 ini beberapa tetangga membersihkan serta memilah barang-barang yang sekiranya bisa diselamatkan setelah rumah berukuran 5×3 dilahap api. Kebakaran ini diduga karena konsleting listrik di lantai dua pada pukul 10.WIB dan berhasil dipadamkan petugas PMK pukul 12.30 WIB.
” Bapak-Ibu lagi pergi ke Gresik menghadiri acara tetangganya. Saya kaget waktu mendapat kabar bahwa rumah saya kebakaran,” ujar Siti Soleha putrid dari Muhammad Said pemilik rumah yang terbakar, Minggu (11/1) pada pukul 10.00 WIB ini.
Dari kejadian ini, PMK Surabaya menerjunkan tujuh mobil pemadam kebakaran selang waktu beberapa menit saat kejadian kebakaran. Alhasil, api tidak sampai menjalar ke rumah lain karena lokasinya padat penduduk.  [geh]

Keterangan Foto : Beberapa tetangga membersihkan sisa puing rumah akibat kebakaran di Pacar Keling IV no 1, serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan, Minggu (11/1). [geh/bhirawa]

Tags: