PN Surabaya Tunda Pledoi Staf Sekwan

18-JPU Oja Miasta membacakan nota tuntutan terhadap terdakwa narkoba Staff Sekwan DPRD Surabaya, Nuri Subagyo di PN Surabaya, Rabu (17,12). abednegoPN Surabaya, Bhirawa
Nuri Subagyo (41) staf sekretariat dewan (setwan) DPRD Surabaya harus menerima pil pahit. Lantaran dugaan kepemilikan 0,3 gram sabu, Ia dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Oja Miasta 5 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (17/12).
Tuntutan JPU asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya ini berdasarkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Nuri. Terdakwa dianggap melanggar Pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika. Tak hayal, tuntutan pidana 5 tahun 6 bulan dirasa pantas oleh Jaksa Oja Miasta.
Tak hanya pidana kurungan penjara, Jaksa Oja menuntut terdakwa Nuri Subagyo untuk membayar denda sebesar Rp 800 juta. Apabila denda yang dikenakan tidak dibayar, maka denda tersebut bisa digantikan dengan hukuman kurungan penjara selama tiga bulan.
“Menuntut terdakwa Nuri Subagyo dengan hukuman 5 tahun dan 6 bulan penjara. Terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 800 juta, subsider tiga bulan penjara,” ungkap Jaksa asal Pulau Dewata Bali didepan Ketua Majelis Hakim Tinuk Kushariyati, Rabu (17/12).
Atas tuntutan pidana 5 tahun 6 bulan penjara, terdakwA Nuri melalui Kuasa Hukumnya Hans Hehekaya mengajukan pembelaan. Menurut Hans, tuntutan atas kliennya dirasa memberatkan kliennya.
“Atas tuntutan JPU, kami mengajukan pembelaan (pledoi),” terang Hans Hehakaya dihadapan Ketua Majelis Hakim.
Mengingat libur panjang jelang Natal dan Tahun Baru, Ketua Majelis Hakim Tinuk mengaku, sidang pledoi atas kasus narkoba dengan terdakwa Nuri Subagyo akan dilanjutkan pada bulan januari tahun 2015 mendatang.
“Sidang perkara narkoba atas nama Nuri Subagyo, dilanjutkan kembali pada Senin bulan Januari tahun 2015 mendatang,” tegas Hakim Tinuk Kushariyanti.
Sebelumnya, dalam sidang dakwaan pertamana, terdakwa Nuri Subagyo melalui Kuasa hukumnya Hans Hehakaya tak menggunakan kesempatan untuk menyampaikan keberatan (eksepsi) di persidangan. Ia menginginkan sidang langsung ke pembuktian agar yang terjadinya sebenarnya terungkap.
“Kami ingin saksi-saksi kunci nantinya bisa mengungkap semua kasus ini,” tandasnya usai sidang.
Sebagaimana diberitakan Bhirawa, Nuri ditangkap oleh Polsek Genteng pada 11 Agustus 2014 lalu di depan Taman PrestasiĀ  Jalan Taman Apsari Surabaya. Saat ditangkap, petugas menemukan sabu seberat 0,03 gram dihelm miliknya. Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang menghubungi SPKT Polsek Genteng.
Dalam informasi tersebut, si pemberi informasi memberikan ciri ciri terdakwa maupun sepeda motor milik terdakwa. Lantas, info tersebut ditindak lanjuti oleh bagian reserse danĀ  setelah dilakukan pengintaian dilapangan, Petugas akhirnya menemukan ciri ciri tersebut adalah terdakwa Nuri Subagyo. [bed]

Keterangan Foto : JPU-Oja-Miasta-membacakan-nota-tuntutan-terhadap-terdakwa-narkoba-Staff-Sekwan-DPRD-Surabaya-Nuri-Subagyo-di-PN-Surabaya-Rabu-1712. [abednego/bhirawa].

Rate this article!
Tags: