PNS Gresik Dilatih Usaha Jelang Pensiun

PNS Gresik Dilatih Wirausaha Jelang PensiunPemkab Gresik, Bhirawa
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berharap agar dalam pembinaan para PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang memasuki purnatugas, mengikutsertakan pihak perbankan. Kalau mereka sudah dilatih kewirausahaan lalu tak mempunyai modal, terus kapan bisa memulai berwirausaha.
Menurut bupati, sebaiknya kalau mengadakan pelatihan mengikutsertakan perbankan atau setidaknya Baznas yang kini juga telah banyak menyalurkan dana. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa (5/8) di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik. Saat itu Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari – Moh. Qosim hadir bersama dalam membuka acara bimbingan teknis dan pembekalan bagi 180 orang PNS yang akan memasuki pensiun. Para peserta itu akan memasuki masa purna tugas pada periode tahun 2016 sampai awal tahun 2017.
Bupati mengingatkan pentingnya berkegiatan setelah pensiun. ”Setelah dibekali nanti, anda harus bisa mengembangkan untuk bisa menjadi UKM. Kalau PNS guru serta dokter tentu masih melakukan aktifitas sesuai keahliannya. Misalnya memberi les Mata Pelajaran Matematika, Bahasa Inggris dan lain sebagainya. ”Seperti dr Sugeng Widodo (Kepala Dinas Kesehatan) ini juga pasti tak akan pensiun, karena dia sudah ditunggu pasiennya di tempat prakteknya,” ujar Sambari kepada Kadis Kesehatan yang juga turut menjadi peserta.
Sementara Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim mengingatkan agar semakin tua dimana waktu  semakin luang, agar lebih banyak berdoa dan berzikir. ”Kita harus lebih meningkatkan kualitas ibadah kita. Lebih banyak mengisi waktu kita dengan beribadah. Kita wajib mensyukuri karena dalam usia yang kita miliki masih diberi kemampuan meski semakin berkurang,” tambah Qosim.
Tentang pembekalan PNS yang akan memasuki purna tugas, Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Pemkab Gresik, Nadhif menjelaskan, Bintek akan dilaksanakan selama tiga hari. Sebanyak 180 orang peserta yang memasuki pensiun mulai tahun 2016 sampai pada awal tahun 2017. ”Peserta kali ini terbanyak dari tenaga fungsional sebanyak 168 orang. Sedangkan dari unsur struktural hanya 12 orang,” katanya. [eri]

Tags: