Pohon Tumbang Timpa Restoran di Surabaya

Petugas berusaha mengevakuasi pohon yang tumbang.

Petugas berusaha mengevakuasi pohon yang tumbang.

Surabaya, Bhirawa
Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon tumbang di beberapa titik  Kota Surabaya. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi beberapa bangunan serta  sepeda motor yang sedang diparkir tertimpa pohon.
Seperti di wilayah Kecamatan Gubeng, ada lima titik yang terjadi pohon berukuran besar tumbang. Dari pantauan Bhirawa beberapa wilayah yang mengalami pohon tumbang yakni, Tenggilis Lama, Jalan Sulawesi, Jalan Biliton dan Perempatan Jalan Pucang. Kemudian di Jalan Sulawesi pohon menimpa bangunan restoran seafood. Terlihat Petugas Satlak PB Kota Surabaya memotongi pohon tumbang hingga menjadi kecil. Selain itu, listrik di sepanjang jalan Sulauwesi padam lantaran kabel tertimpa pohon hingga turun ke jalan.
Pemilik restoran seafood Javana Jalan Sulaewsi 44, Ana Maria yang berada dilokasi kejadian mengatakan, tumbangnya pohon di depan restoran sekitar pukul 13.30 WIB. Sebelum pohon tumbang yang menimpa atap restoran, terjadi hujan disertai angin kencang.
“Kalau kerugian belum tahu, saya lebih mementingkan customer dulu karena didalam masih banyak customer. Aktivitas berhenti dulu karena lampunya mati,” katanya saat ditemui Bhirawa, Rabu (17/12).
Camat Gubeng, Achmad Widiantoro yang juga membantu Satlak PB di Jalan Sulauwesi mengatakan, di wilayah Gubeng sendiri ada lima titik yang terjadi pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. “ Kita tetap kerjasama dengan petugas (Satlak PB), untuk membantunya. Tumbangnya pohon berukuran besar di wilayah Gubeng sendiri tidak ada korban,” terangnya disela-sela membersihkan ranting-ranting berserakan di jalan.
Salah satu pengendara motor, Hamdani juga mengatakan, hujan deras disertai angin kencang mengguyur sekitar pukul 13.15 WIB. Saat itu, pekerja di bidang swasta itu sedang melintas di Jalan Pucang.” Saat itu saya terkena traffic light Pucang ke arah Ngagel Selatan. Tiba tiba pohon yang didekat lampu TL roboh dan melintang menutup jalan Pucang Anom Timur ke arah Kertajaya,” kata Hamdani.
Kejadian ini mendapat atensi dari asisten I Pemkot Surabaya, Yayuk Eko Aguatin yang terus memonitor melalui HT. “Ini Surya 10 (sebutan Asisten I) tolong bantuan mas (Posko Satlak PB) di Jalan Sulawesi. Ini arek-arek kewalahan,” ujar Yayuk.  [geh]

Tags: