Polisi Periksa Sembilan Saksi Dugaan Pelecehan Wali Kota

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho

Surabaya, Bhirawa
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya memeriksa sembilan orang saksi untuk menindaklanjuti laporan perkara dugaan pelecehan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dilakukan melalui akun media sosial Facebook.
Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sandi Nugroho, mengatakan sembilan orang saksi itu meliputi pelapor, serta sejumlah masyarakat yang merasa Tri Rismaharini sebagai Kepala Daerah di Surabaya dilecehkan, ditambah beberapa saksi ahli. “Pelapor dalam perkara ini adalah Biro Hukum Pemerintah Kota Surabaya,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Selasa (28/1).
Sedangkan terlapornya, adalah pemilik akun media sosial Facebook bernama Zikria Dzatil. Akun itu, sebelumnya merespon banjir yang terjadi di kawasan Surabaya Barat pada 15 Januari 2020 dengan mengunggah gambar Wali Kota Tri Rismahirini yang disertai keterangan tulisan yang dianggap menghina, serta melukai perasaan segenap warga Kota Surabaya.
Sedangkan banjir yang menjadi bahan perundungan terhadap Wali Kota Surabaya di akun Facebook Zikria Dzatil itu sebenarnya telah ditangani dengan cepat oleh Pemkot Surabaya dan berhasil surut dalam waktu kurang dari tiga jam setelah hujan reda.
Penelusuran polisi, akun Facebook Zikria Dzatil saat ini sudah tidak aktif yang kemungkinan sudah ditutup sendiri oleh pemiliknya.
Kombes Pol Sandi Nugroho memastikan akan terus mengembangkan penyelidikan perkara ini. “Kami sedang mengumpulkan fakta hukum dari keterangan saksi-saksi untuk mendapatkan tindak pidana yang dapat menjerat terlapor,” tuturnya.
Dalam penyelidikan perkara ini, lanjut dia, penyidik memanggil sedikitnya tiga orang pakar sebagai saksi ahli, yaitu pakar tindak pidana, pakar bahasa, serta pakar informasi dan transaksi elektronik (ITE).
“Mudah-mudahan bisa segera ditingkatkan menjadi proses penyidikan. Apalagi yang dilecehkan seorang Wali Kota. Kami berharap bisa bekerja dengan cepat untuk mengungkap perkara ini,” ucapnya. [ant,bed]

Tags: