Polres Lamongan Tetapkan KUPT Maduran Tersangka

z-mb9-img-20170106-wa0019Lamongan, Bhirawa
Setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh jajaran Resesrse Polres Lamongan pada Jumat kemarin (6/1) kepada KUPT Pertanian Kecamatan Maduran, Sujarwo, pihak kepolisian Lamongan telah menetapkan kepala Unit Teknis Pertanian Kecamtan Maduran tersebut sebagai tersangka. Sujarwo diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan meminta unang kompensasi sebesar Rp 11,3 Juta dari bantuan alat-alat pertanian pada tahun 2016.
Penetapan Sujarwo sebagai tersangka itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wisnu Prasetyo kepada Bhirawa saat dikonfirmasi, Minggu (8/1). “Sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, tidak dilakukan penahanan karena mengingat kesehatan yang bersangkutan,” ungkap Wisnu.
Tak berhenti di situ, janji pihak kepolisian untuk membongkar siapa aktor lain yang terseret dalam pusaran kasus tesebut, pihak Kepolisian saat ini masih mengembangkan dengan melakukan penyelidikan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pusaran kasus korupsi itu.
Pihak kepolisian bakal telah menjadwalkan untuk melakukan pemeriksaan ketua kelompok tani dan pihak dinas pertanian setempat. “Agenda selanjutnya kita akan memeriksa ketua poktan dan pihak dinas pertanian setempat pada selasa dan kamis besok,” tegas Wisnu. [mb9]

Tags: