Polres Pasuruan Kota Beri Pendampingan Trauma Healing untuk Anak-anak Pasca Ledakan

Petugas Polres Pasuruan Kota saat memberikan trauma hearling kepada anak-anak di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan pasca ledakan bom ikan, Selasa (14/9). [Hilmi Husain/Bhirawa]

Kota Pasuruan, Bhirawa
Petugas Polres Pasuruan Kota memberikan trauma healing kepada anak-anak di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan pasca ledakan bom ikan pada Sabtu (11/9) lalu.

Pantauan di lokasi, Selasa (14/9), anak-anak yang berjumlah lebih dari 30 orang terdampak dikumpulkan di rumah Ketua RT 01, RW 01. Sejumlah Polwan dan petugas polisi lainnya mengajak mereka bernyanyi dan bercerita. Anak-anak terlihat gembira, banyak yang tampil berani untuk bernyanyi.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman menyampaikan trauma healing dilakukan bertujuan agar warga, khususnya anak-anak tidak trauma usai ledakan besar yang diduga bom ikan.

“Khususnya untuk anak-anak, kami memberikan pendampingan trauma healing. Supaya anak-anak di area lokasi tidak trauma,” ujar AKBP Arman.

Tentunya, pendampingan trauma healing diharapkan bisa mengembalikan keceriaan anak-anak pasca ledakan. Pihaknya menegaskan bahwa penegakan hukum tetap berjalan agar kejadian ledakan tidak terulang kembali.

“Polres Pasuruan Kota juga memberikan bantuan sosial,” jelas Arman.

Arman menjelaskan saat ini ada sembilan orang diperiksa sebagai saksi dan dua orang yang tewas jadi tersangka.

“Tersangkanya yang jelas meninggal dunia dan mungkin nanti ada tersangka lebih lanjut berdasarkan hasil dari penyidikan,” papar Arman.

Menurutnya, dari hasil pengumpulan keterangan saksi-saksi dan temuan di lokasi kejadian, diduga sumber ledakan adalah bom ikan. Bom Ikan meledak saat sedang dirakit tersangka.

Namun, dalam menguatkan keterangan saksi temuan di tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari Tim Labfor Polda Jawa Timur.

“Supaya lebih pasti bahan apa saja yang ditemukan di TKP dan efeknya sampai sejauh mana. Hasil uji labfor ini lebih penting untuk menguatkan keterangan saksi yang mengarah ke bom ikan,” urai Arman. [hil]

Tags: