Polrestabes Surabaya Amankan Uang Dollar Palsu Senilai Rp 2,1 Miliar

Petugas Polisi menunjukkan uang palsu Dollar Amerika senilai kurang lebih Rp 2,1 miliar, Senin (8/3).

Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menggagalkan pengiriman uang palsu (upal) jenis Dollar ke Surabaya. Dari hasil ungkap ini Polisi mengamankan dua orang pelaku dan uang Dollar palsu senilai Rp 2,1 miliar.

Dua orang pelaku yang berhasil diamankan berinisial IWW (42) warga Denpasar dan SMJ (56) warga asal Bangli, Bali.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengatakan, anggota berhasil mengungkap peredaran uang palsu Dollar Amerika pecahan 100 dolar. Dengan jumlah 15.000 lembar dengan total nilai sekitar Rp 2,1 miliar.

“Upal milik pelaku ini tidak presisi. Dari hasil labfor menyatakan uang Dollar ini palsu. Dan oleh pelaku coba dimasukkan ke bank,” kata AKBP Oki Ahadian, Senin (8/3).

Oki menjelaskan, para pelaku ini datang ke Surabaya dengan maksud untuk bertemu saksi JF di Jp Penghela Surabaya. Kemudian pada saat di rumah saksi tersebut pelaku IWW menyerahkan uang kertas Dollar Amerika pecahan 100 US$ kepada Josep.

Seanjutnya, sambung Oki, oleh saksi uang itu akan ditabungkan dengan memberikan melalui pegawai salah satu bank cabang Perak. Saat uang tersebut hendak dimasukkan ke tabungan, dilakukan pemeriksaan karena jumlah uang tersebut banyak.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di Bank, diketahui bahwa uang kertas Dollar Amerika pecahan 100 US$ tersebut palsu,” jelasnya.

Kepada Polisi pelaku IWW mengaku baru sekali membawa uang Dollar palsu itu. Dirinya juga mengaku hanya bertugas mengirim saja. “Hanya mengantarkan ke Surabaya dan berangkat dari Bali lewat jalur darat. Kata pemilik, isinya bukan uang tapi surat dan barang berharga,” ungkap IWW.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 245 KUHP tentang peredaran uang palsu. Keduanya pun harus mendekam dalam penjara Mapolrestabes Surabaya. [bed]

Tags: