Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 8,5 Kilogram Sabu dari Medan

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo (kiri) bersama Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian (tengah) menunjukkan bb sabu dalam kemasan teh cina, Rabu (27/1).

Kelabuhi Petugas dengan Kemasan Teh Cina
Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Tim Opsnal Unit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu ke wilayah Jawa Timur. Barang buktii 8,5 kilogram sabu tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara.

“Barang bukti sabu seberat 8,5 kilogram ini berasal dari Medan. Kemudian akan diedarkan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” kata Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, Rabu (27/1).

Dari ungkap kasus ini, sambung Hartoyo, petugas berhasil mengamankan enam tersangka. Yaitu, Jois Sandi (30) warga Jl Jatisari, Sidoarjo; M Zanuar (17) warga Jl Sambisari, Surabaya; Holil (42) warga Jl Sindujoyo, Gresik; Dedy Irawan (31) warga Asemmanis Gresik; M Rusli (25) warga Tambak Asri Kembangturi Surabaya dan Moh Ariyansa warga Asemmanis Gresik.

Hartoyo menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka Jois dengan barang bukti 48,98 gram sabu. Kemudian mengembang kepada tersangka M Zanuar dan mengamankan 59,05 gram sabu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Didapatkan informasi akan ada pengiriman sabu dari Medan Sumatera Utara ke Surabaya, Jawa Timur. Sehingga tim melakukan pengembangan dan menangkap empat tersangka lainnya,” jelas Hartoyo.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menambahkan, para tersangka mengirimkan sabu ini melalui jalur darat. Yakni dengan menggunakan 2 unit mobil Ertiga yang sama-sama berwarna abu-abu. Mobil pertama untuk pengawalan, dan mobil kedua untuk membawa barang (sabu).

Dari mobil pertama, sambung Memo, petugas mengamankan tersangka Holil dan Dedy Irawan. Saat dilakukan upaya paksa, kedua tersangka melawan petugas. Sehingga kedua tersangka dihadiahi timah panas. Dari keduanya didapati barang bukti 8.389 gram sabu. Kemudian diamankan dua tersangka lainnya di mobil satunya, tanpa ada barang bukti.

“Tersangka mengelabuhi petugas dengan menyimpan sabu ke dalam kemasan teh hijau guanyiwan (teh cina). Ke empat tersangka (tersangka inti) mengaku sudah tiga kali mendapat perintah dari RS untuk mengambil sabu dari Medan dan dibawa ke wilayah Jawa Timur,” ucap Memo.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 8,5 kilogram sabu, 7 unit HP, 2 buah timbangan, uang tunai Rp 3,4 juta dan 2 unit mobil Ertiga. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 115 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. [bed]

Tags: