Polrestabes Tangkap Tahanan PN Surabaya Simpan Narkoba

3-Kanit II Reskoba Polrestabes Surabaya AKP Gatot Setyabudi melakukan penangkapan terhadap Risky, Senin (12,1). abednegoPN Surabaya, Bhirawa
Suasana tertib yang biasa terlihat di ruang tahanan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, tiba-tiba menjadi ricuh, Senin(12/1). Usut punya usut, salah satu tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak bernama Risky, terpaksa diamankan Unit II Reskoba Polrestabes Surabaya, lantaran kepemilikan satu poket sabu.
Tahanan yang tersandung kasus kepemilikan senjata tajam ini tak bisa mengelak dari tangkapan petugas. Sebab, dalam penagkapan ini anggota Reskoba Polrestabes Surabaya mendapati satu poket sabu yang disimpan di celana Risky.
Dihadapan petugas, Risky mengaku sabu tersebut berasal dari ibunya yang memberikannya pada saat membesuk. Pengakuan Risky tak lantas membuat petugas percaya, hingga petugas mengkonflotir keterang itu. Saat dipertemukan dengan ibunya, Risky kembali merubah keterangan awal yang diberikan kepada petugas Polisi.
“Barang ini saya dapati dari teman di dalam, yakni dari Daniel Kurniawan. Sedangkan celana ini diberikan ibu saya,” ucap Rsiky dihadapan petugas, Senin (12/1).
Terkait penangkapan Risky, Kanit II Reskoba Polrestabes Surabaya AKP Gatot Setyabudi menegaskan, pihaknya mendapati informasi dari masyarakat terkait adanya transaksi narkoba didalam tahanan PN Surabaya. Selanjutnya, anggota Reskoba Polrestabes Surabaya mencoba melakukan undercover buy.
“Ternyata benar, petugas menemukan satu poket sabu yang berada didalam saku celana terdakwa,” tegas AKP Gatot Setyabudi kepada wartawan.
Mengenai tindaklanjut penangkapan ini, Gatot mengaku saat ini dirinya akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Ia juga akan melakukan pengembangan atas kasus ini, terkait kemungkinan mata rantai peredaran sabu didalam ruang tahanan PN Surabaya.
“Kami akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan mengembangkan jaringan sabu di ruang tahanan PN Surabaya. Selanjutnya kami akan ke Rutan Medaeng untuk mengambil tersangka,” imbuh Gatot.
Sebagaimana diketahui, Muhammad Risky merupakan tahanan Kejari Tanjung Perak atas kepemilikan senjata tajam. Tak hanya tersangkut kasus kepemilikan senjata tajam, Risky terpaksa harus berurusan kembali dengan petugas Reskoba Polrestabes Surabaya atas kepemilikan satu poket sabu di dalam ruang tahanan PN Surabaya. [bed]

Keterangan Foto : Polrestabes Tangkap Tahanan PN Surabaya Simpan Narkoba.

Tags: